Maling Gondol Puluhan Komputer Milik SMPIT di Lembursitu Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 19 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maling terekam CCTV mencuri komputer miliki SMPIT Bintang Madani. l Istimewa

Maling terekam CCTV mencuri komputer miliki SMPIT Bintang Madani. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l LEMBURSITU – Aksi pencurian menyasar barang elektronik milik sekolah kembali terjadi di wilayah Sukabumi. Sebelumnya diberitakan, kasus serupa terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan berhasil diungkap polisi.

Terbaru, terjadi pembongkaran laboratorium komputer milik SMPIT Bintang Madani, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, pada Rabu (17/8/2022) dinihari sekira pukul 02.15 WIB.

Mahdi Mudarrisi, salah seorang guru SMPIT Bintang Madani menjelaskan bahwa sebanyak 22 personal computer (PC) milik sekolahnya digondol maling.

“Kehilangan 22 Unit PC merek HP AIO 200,” jelas Mahdi kepada sukabumiheadline.com, Jumat (19/8/2022) pagi.

Mahdi menduga maling masuk melalui area persawahan yang berada tepat di belakang bangunan SMPIT Bintang Madani, sehingga tidak terpantau oleh petugas sekuriti.

“Kejadiannya dinihari. Sepertinya maling masuk melalui belakang sekolah karena tepat berbatasan dengan area persawahan,” kata dia.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan yang kedua. Kejadian pertama terjadi ketika pemberlakukan PPKM saat pandemi Covid-19, sehingga tidak ada aktivitas belajar.

Baca Juga :  Ular Masuk Rumah Warga Nagrak Sukabumi, Mak Adah Menjerit

Mahdi juga menyebut bahwa pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan menyerahkan barang bukti berupa rekaman CCTV.

Ia berharap sekolah-sekolah lainnya untuk waspada, serta meminta agar jika ada yang menjual komputer mencurigakan untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian.

“Mohon bantuannya untuk warga Sukabumi agar jika ada yang menjual atau menggadai barang sejenis tersebut, untuk melaporkan kepada polisi,” pungkas Mahdi.

Berita Terkait

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara
DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi tersangka didampingi pengacara sedang diperiksa polisi - sukabumiheadline.com

Regulasi

Hak tersangka diperkuat dalam KUHP baru

Rabu, 28 Jan 2026 - 19:27 WIB