Kedai Kopi Terpencil di Sukabumi ini Buka di Tengah Hutan, yang Jaga Perempuan

- Redaksi

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warung kopi paling terpencil disalah satu kampung yang ada di Kabupaten Sukabumi. l Tangkapan layar YouTube R-TV Sunda Priangan

Warung kopi paling terpencil disalah satu kampung yang ada di Kabupaten Sukabumi. l Tangkapan layar YouTube R-TV Sunda Priangan

sukabumiheadline.com l Lazimnya kedai kopi akan buka di tempat-tempat ramai. Termasuk kedai kopi yang berada di kampung-kampung yang ada di berbagai daerah sekalipun.

Namun, kedai kopi satu ini justru dibuka jauh dari pemukiman yang ramai. Pasalnya memang warung kopi tersebut bahkan disebut terpencil karena ada di tengah hutan.

Untuk menemukan warung tersebut harus menyusuri jalan kampung setapak yang jauh dari rumah-rumah warga sebuah kampung di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir sukabumiheadline.com dari YouTube R-TV Sunda Priangan yang tayang 3 Juli 2022, diketahui warung kopi ini ada di Kampung Ganteng.

Kampung Genteng ini termasuk dalam wilayah Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Seperti dijelaskan tadi, warung kopi tersebut memang terletak amat jauh dari rumah-rumah warga. Tempak warung tersebut bahkan menjadi satu-satunya bangunan yang berdiri di tengah hutan.

Jalan untuk menuju warung tersebut juga hanya setapak dan dikelilingi dengan semak-semak tinggi. Sebelum menemukan warung terpencil tersebut pula akan bisa melihat asrinya pepohonan di hutan luas.

Selain itu, area warung ini juga berdampingan dengan view pegunungan sejuk dan asri di Sukabumi.

Menariknya, walau di tengah hutan sang pemilik warung mengaku sudah cukup lama membuka usahanya itu.

Ibu pemilik warung juga mengaku akan banyak pembeli ke tempatnya itu justru saat siang menjelang sore hari.

Namun karena terpencil di tengah hutan, ternyata warung kopi tersebut juga tak lepas dari gangguan atau serangan hewan liar.

Menurutnya, bahkan sudah bisanya akan melihat monyet liar hinga babi hutan mendatangi warung kopinya itu.

Bukan hanya di tengah hutan, uniknya warung ini terlihat berdiri di atas susukan atau kali kecil tempat air mengalir.

Warung ini persis berdiri di pinggir jalan setapak sempit yang ada di tengah hutan tersebut.

Tidak hanya kopi saja, warung yang meski buka di tengah hutan ini juga cukup lengkap dengan jualan jajanan ringan lainnya.

Mungkin keberadaan warung tersebut juga cukup membantu bagi para petani setempat yang ingin beristirahat.

Ditambah juga keunikan pemandangan indah hutan dan pegunungan di warung ini mungkin tak akan didapat di tempat lain.

Suasana asri dan sejuk juga pastinya amat menambah kenyamanan sambil menikmati kopi serta jajanan di warung terpencil yang ada di Kampung Genteng tersebut.

Berita Terkait

Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari
Momen Wanita Sukabumi pamer kemesraan dengan Rafael Struick
5 ciri teman harus dijauhi dan 7 tanda sahabat yang baik menurut Islam
Banyak tikus di rumah? Waspada Virus Hanta picu demam berdarah hingga ginjal
Profil 2 SMA di Sukabumi diubah jadi Sekolah Maung: Sejarah sekolah dan alumni populer
Riset: Dampak sosial dan ekonomi kehadiran Jalan Tol Bocimi bagi warga Sukabumi
Dua SMA di Sukabumi berubah jadi Sekolah Maung, ini daftarnya se-Jawa Barat
Milangkala Tatar Sunda dan semarak Binokasih Mulang Salaka

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:48 WIB

Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00 WIB

Momen Wanita Sukabumi pamer kemesraan dengan Rafael Struick

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:07 WIB

5 ciri teman harus dijauhi dan 7 tanda sahabat yang baik menurut Islam

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Banyak tikus di rumah? Waspada Virus Hanta picu demam berdarah hingga ginjal

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Profil 2 SMA di Sukabumi diubah jadi Sekolah Maung: Sejarah sekolah dan alumni populer

Berita Terbaru

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta - Suzuki

Otomotif

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi sampah menumpuk dipinggir jalan - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:48 WIB