4 ribu lebih pria di Kota Sukabumi mengurus rumah tangga, pengangguran berapa?

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pria mengurus rumah tangga - Frepik

Ilustrasi pria mengurus rumah tangga - Frepik

sukabumiheadline.com – Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, jumlah penduduk Kota Sukabumi, adalah 350,80 ribu (2021), 355,42 ribu (2022), 360,64 ribu (2023), 365,74 ribu (2024), dan diprediksi sebanyak 370,68 ribu pada 2025.

Membanding jumlah total penduduk dengan jumlah penduduk miskin di Kota Sukabumi pada 2024, adalah dari 365,74 ribu jiwa penduduk kota ini, 24.10 ribu jiwa di antaranya berstatus miskin, atau hampir 7% dari jumlah total penduduk.

Jumlah tersebut naik jika dibandingkan 2023 sebanyak 23,10 ribu jiwa. Namun, angkanya turun jika dibandingkan dengan 2020 yang sebanyak 25,42 ribu jiwa. Baca selengkapnya: Penduduk miskin Kota Sukabumi naik, ranking berapa se-Jawa Barat?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

4 ribu lebih pria di Kota Sukabumi urus rumah tangga

Pria rumah tangga
Pria rumah tangga – Istimewa

Mengutip data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, bagian Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas Menurut Jenis Kegiatan Selama Seminggu Terakhir dan Jenis Kelamin di Kota Sukabumi, 2024, ada 4 ribu lebih pria di Kota Sukabumi yang sehari-hari mengurus rumah tangga sebagai kegiatan utama.

Dari jumlah penduduk kota yang dipimpin Ayep Zaki dan Bobby Maulana itu sebanyak 365,74 ribu, pada 2024, terbagi menjadi Angkatan Kerja (15 tahun >) dan Bukan Angkatan Kerja (< 15 tahun). Berikut rinciannya, dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (14/6/2025).

Angkatan Kerja (AK) di Kota Sukabumi, atau berusia 15 tahun ke atas yang melakukan aktivitas dalam satu pekan terakhir, terdiri dari 110.632 pria dan 63.743 wanita, total 174.375 jiwa.

Dari jumlah tersebut, 100.589 laki-laki bekerja, 59.239 perempuan bekerja, total 159.828 jiwa.

Sementara itu, Pengangguran Terbuka berjumlah 10.043 laki-laki, dan 4.504 wanita, total 14.547 jiwa.

Bukan Angkatan Kerja (BAK), di luar jumlah pengangguran di atas, yang tidak bekerja dan tidak aktif mencari pekerjaan berjumlah 28.452 laki-laki dan 75.833 perempuan, total 104.285 jiwa.

Dari jumlah tersebut, jumlah anak yang masih bersekolah sebanyak 12.234 laki-laki, dan 11.705 perempuan, atau total 23.939 jiwa.

Sedangkan, 4.182 laki-laki di antaranya terpaksa harus mengurus rumah tangga. Sementara itu, perempuan yang mengurus rumah tangga, sebanyak 57.568 jiwa, total 61.750 warga Kota Sukabumi harus ikut mengurus rumah tangga.

Sementara itu, 18.596 jiwa sisanya disebut melakukan aktivitas lain, tanpa penjelasan. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi 12.036 laki-laki, dan 6.560 perempuan, total 18.596 jiwa.

Dengan demikian jumlah AK dan BAK di Kota Sukabumi, sebanyak 139.084 laki-laki, dan 139.576 perempuan, total 278.660 jiwa.

Untuk informasi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja laki-laki di daerah berjuluk Kota Mochi itu sebesar 79,54 persen, dan perempuan 45,67 persen.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran (tidak melakukan aktivitas dalam satu pekan terakhir) di kota ini sebesar 9,08 persen laki-laki, dan 7,07 persen perempuan.

Untuk perbandingan, berikut data di Kabupaten Sukabumi: Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi urus rumah tangga, 500 ribu lebih wanita bekerja


Dilarang republikasi artikel Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia
Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat
9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk
Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD
Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi
Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia
Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG
5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:52 WIB

Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Senin, 20 Juli 2026 - 01:50 WIB

Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:01 WIB

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:23 WIB

Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:35 WIB

Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB