Terungkap, korban tewas di Pantai Karanghawu Sukabumi bernama Nazari Nasrullah

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turis lokal tewas terseret ombak Pantai Karanghawu Sukabumi - Ist

Turis lokal tewas terseret ombak Pantai Karanghawu Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Korban tewas di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya terungkap, setelah polisi melakukan identifikasi jasad Mr X.

Misteri identitas wisatawan tanpa tanda pengenal (Mr. X) yang tewas tenggelam di Pantai Karanghawu, dipastikan korban Warga Negara Asing (WNA) asal Afghanistan bernama Nazari Nasrullah, kelahiran 1992.

Korban diketahui berstatus sebagai pengungsi atau imigran yang berada di bawah naungan UNHCR. Kapolres Sukabumi AKBP Samian melalui Kasat Reskrim Iptu Hartono membenarkan hasil identifikasi tersebut, Ahad (28/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Identitas korban sudah terkonfirmasi atas nama Ahmad atau Nasrullah. Setelah itu, jenazah langsung diserahkan kepada pihak terkait,” ujar Hartono.

Pengungkapan identitas korban berawal dari penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi pascakejadian laka laut pada Sabtu kemarin.

Polisi menemukan sebuah sepeda motor Honda PCX putih bernomor polisi B 5692 TMO yang terparkir tanpa pemilik di sekitar lokasi kejadian.

Motor tersebut diketahui merupakan kendaraan sewaan dari kawasan Cakung, Jakarta. Dari pemeriksaan bagasi, petugas menemukan telepon seluler milik korban yang menjadi petunjuk penting dalam proses identifikasi.

“Korban diketahui berkendara seorang diri dari arah Bogor menuju Pantai Karanghawu. Pemilik rental mengenali korban karena sudah sering menyewa motor tersebut,” jelas Hartono.

Berdasarkan keterangan saksi, korban telah tinggal di Indonesia sejak tahun 2014. Mengingat statusnya sebagai pencari suaka, proses pemulasaraan jenazah dilakukan bersama pihak Imigrasi dan UNHCR.

“Tadi malam jenazah kami serahkan ke Imigrasi, kemudian dilanjutkan ke UNHCR sebagai perwakilan keluarga korban,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni.

“Korban tenggelam akibat berenang melewati batas aman dan terbawa arus. Rambu peringatan sudah terpasang,” tegasnya.

Pasca kejadian ini, Polres Sukabumi meningkatkan patroli pengamanan pantai dan mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi rambu keselamatan serta arahan petugas demi mencegah kejadian serupa.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB