Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tahanan polisi di dalam sel - sukabumiheadline.com

Ilustrasi tahanan polisi di dalam sel - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Miris, hampir 1.000 orang pelaku berbagai tindak pidana dijebloskan ke dalam sel Polres Sukabumi Kota. Data tersebut merujuk pada laporan akhir tahun 2025, atau kurun 1 Januari hingga 30 Desember 2025.

Jumlah tersebut mengutip rilis akhir tahun Polres Sukabumi Kota. Diketahui, sepanjang 2025 tercatat 823 kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Kota Sukabumi. Dari jumlah tersebut, kasus didominasi oleh kejahatan konvensional, termasuk pencurian dan penipuan.

Berikut adalah poin-poin penting data kriminalitas di Kota Sukabumi selama tahun 2025, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi tahanan sel polisi - sukabumiheadline.com
Ilustrasi tahanan sel polisi – sukabumiheadline.com

Jumlah Kasus: Terjadi 823 kasus tindak pidana, dengan 362 perkara berhasil diselesaikan oleh kepolisian.

Lalu Lintas: Terjadi 103 kecelakaan lalu lintas, dan 6.844 pelanggaran lalu lintas (naik sekitar 30% dari 2024). Sehingga jika ditotal, menjadi 926 kasus dalam kurun 2025.

Kasus Narkoba: Tercatat 131 kasus narkoba yang melibatkan 163 tersangka.

Tindakan Internal: Tiga personel Polres Sukabumi Kota diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) akibat pelanggaran berat pada 2025.

Baca Juga :  5 fakta Grand Inna Samudra Beach Sukabumi: Sejarah, biaya pembangunan, arsitek hingga kamar sakral

Kabar baiknya, jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan satu tahun sebelumnya, 2024, yang mencapai 1.065 kasus.

Kejahatan paling menonjol

Dari ratusan kasus ditangani jajaran Polres Sukabumi Kota, salah satu yang menonjol dan menyedot perhatian publik, adalah pengungkapan terbesar di akhir tahun 2025 adalah pembongkaran home industry ekstasi di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Adapun kejahatan jalanan dan kenakalan remaja masih menjadi perhatian utama, dengan upaya preventif yang dilakukan melalui patroli dan program khusus seperti Tim Macan Bintana.

Berapakah jumlah pelaku tindak pidana dijebloskan ke sel?

Tidak ada data resmi terkait jumlah pelaku yang dijebloskan ke dalam sel tahanan polisi. Namun, jika diasumsikan rata-rata per satu kasus melibatkan 2 orang pelaku atau tersangka, maka dari 823 kasus (minus 103 kasus lalu lintas) maka sedikitnya 1.646 orang dijebloskan ke sel.

Namun, jika mengacu jumlah kasus yang diselesaikan pihak Polres Sukabumi Kota, sebanyak 362 kasus, maka diperkirakan 724 orang pelaku dijebloskan ke penjara.

Baca Juga :  Usia mau 40, tapi pria asal Sukabumi ini masih jualan obat keras

Jumlah pengangguran di Kota Sukabumi

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kota Sukabumi menempati posisi ke-3 dalam persentase jumlah pengangguran di Jawa Barat. Baca selengkapnya: Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Di mana tingginya angka pengangguran antara lain dapat memicu tingginya angka psikologis hingga sosial dan kriminalitas.

Adapun dampak sosial dan politik dari tingginya angka pengangguran, dirinci sebagai berikut:

  • Kriminalitas Meningkat: Dorongan ekonomi membuat sebagian orang melakukan kejahatan seperti pencopetan, perampokan.
  • Kesenjangan Sosial dan Politik: Ketidakpuasan publik dapat terhadap pemerintah akan memicu demonstrasi, konflik, hingga ketidakstabilan politik.
  • Penurunan Kesejahteraan & Kualitas Hidup: Stres dan tekanan psikologis mempengaruhi kesehatan dan kehidupan keluarga.
  • Hilangnya Keterampilan: Keterampilan yang tidak digunakan akan menurun atau hilang seiring waktu. Baca selengkapnya: Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi wisatawan asing sedang mengunjungi desa wisata - sukabumiheadline.com

Wisata

Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi

Senin, 2 Feb 2026 - 02:15 WIB