Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hotel dan permukiman penduduk di kawasan pantai - sukabumiheadline.com

Ilustrasi hotel dan permukiman penduduk di kawasan pantai - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki kontur geografis beragam, dari mulai pesisir pantai di wilayah selatan, dan lembah hingga pegunungan yang sebagian besar berada di kawasan Utara kabupaten terluas se-Jawa Barat ini.

Karenanya, kabupaten ini memiliki ketinggian di atas permukaan laut (MDPL) yang juga berbeda, dari 0 hingga 1500 MDPL.

Mengapa MDPL? Ulasan terkait ini bisa dibaca pada artikel berikut: Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, kecamatan mana dengan daratan terendah di Kabupaten Sukabumi?

Dari penelusuran sukabumiheadline.com, Kamis (5/2/2026), ternyata bukan Kecamatan Palabuhanratu atau Cisolok yang menjadi daerah terendah.

Dalam ulasan ketinggian wilayah kecamatan di bawah, angka 0 menunjukan daerah pesisir pantai dengan ketinggian daratan rata dengan permukaan air laut. Dengan demikian, daerah dengan ketinggian daratan 0-2 MDPL, menunjukkan jika di daerah tersebut terdapat kawasan pantai atau lembah.

Ilustrasi pertemuan lautan dan daratan pantai atau 0 MDPL sukabumiheadline.com scaled

Berikut adalah daftar kecamatan dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan elevasi daratan MDPL terendah.

  1. Kecamatan Ciracap: 0 – 155 MDPL
  2. Kecamatan Waluran: 0 – 400 MDPL
  3. Kecamatan Jampang Kulon: 0 – 400 MDPL
  4. Kecamatan Ciemas: 0 – 500 MDPL
  5. Kecamatan Pabuaran & Bantargadung: 0 – 500 MDPL

Sedangkan, Kecamatan Lengkong dan Simpenan sedikit lebih tinggi, yakni berada pada 0  hingga 600 MDPL. Baca ketinggian kecamatanmu di sini: Dingin! Terendah bukan Palabuhanratu Sukabumi, cek berapa mdpl kecamatanmu?

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kecamatan Ciambar merupakan daratan tertinggi di Kabupaten Sukabumi, yakni 700 hingga 1.500 MDPL. Baca selengkapnya: Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan – sukabumiheadline.com

Sedangkan, Kota Sukabumi menjadi salah satu kota terdingin di Jawa Barat. Diketahui, salah satu faktornya adalah karena kota ini merupakan salah satu kota yang letaknya paling tinggi ketimbang daerah lain di Tatar Pasundan. Baca selengkapnya: Kota Sukabumi Dingin, Ini 5+5 Daerah Tertinggi di Jawa Barat

Namun, letak geografis daerah tempat kita tinggal tentunya memengaruhi suhu di wilayah di mana kita menetap. Semakin tinggi dari atas permukaan air laut, maka hawa dingin akan lebih sering terasa. Demikian pula sebaliknya.

Berita Terkait

Dalam 26 tahun Sukabumi lebih panas 7 derajat Celcius
Waspada kekeringan di Jabar, BMKG: Bogor, Sukabumi, Cianjur hingga Banjar Mei – Juni
Prakiraan cuaca Sukabumi 24-31 Maret: Waspada hujan disertai petir sepekan ke depan
Petani wajib waspada, BRIN ingatkan fenomena Godzilla hingga Oktober
Prakiraan cuaca Sukabumi saat Idul Fitri 1447 H, 20 – 21 Maret 2026
Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG
Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower
Waspada angin kencang, prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:55 WIB

Dalam 26 tahun Sukabumi lebih panas 7 derajat Celcius

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:24 WIB

Waspada kekeringan di Jabar, BMKG: Bogor, Sukabumi, Cianjur hingga Banjar Mei – Juni

Senin, 23 Maret 2026 - 23:28 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-31 Maret: Waspada hujan disertai petir sepekan ke depan

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:22 WIB

Petani wajib waspada, BRIN ingatkan fenomena Godzilla hingga Oktober

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:54 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi saat Idul Fitri 1447 H, 20 – 21 Maret 2026

Berita Terbaru

Honda HRD 125 - Honda

Otomotif

Ini spesifikasi Honda HRD 125, skutik petualang seharga Beat

Selasa, 7 Apr 2026 - 04:30 WIB

Ilustrasi WhatsApp - sukabumiheadline.com

Teknologi

Nikmati fitur penterjemah WhatsApp otomatis ke 20 bahasa

Selasa, 7 Apr 2026 - 02:19 WIB