sukabumiheadline.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mendorong terlaksananya tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional. Karenanya, Budi menyatakan dukungan terhadap kebijakan penataan parkir di kawasan wisata, khususnya di pesisir pantai.
Budi mengeklaim, dukungan menjadi bentuk komitmen DPRD dalam mendorong terciptanya tata kelola pariwisata yang lebih tertib, nyaman, dan profesional.
“Penataan parkir bukan sekadar penerapan aturan semata, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisata di daerah,” kata dia, dikutip Selasa (12/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kawasan wisata yang tertata akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat citra pariwisata Kabupaten Sukabumi sebagai destinasi unggulan yang aman dan berdaya saing.
“DPRD Kabupaten Sukabumi mendukung penuh penataan parkir di kawasan wisata. Kami juga akan terus mengawal dan mengawasi implementasinya agar berjalan secara adil, tertib, dan transparan,” kata Budi.

DPRD menilai penataan parkir memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas wisata, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat pada akhir pekan maupun musim liburan.
Dengan sistem parkir, pengunjung diharapkan dapat menikmati suasana wisata yang lebih nyaman dan aman.
“Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, mengurangi potensi kemacetan di kawasan pantai, serta menciptakan lingkungan wisata yang lebih profesional,” paparnya.
Untuk itu, DPRD Kabupaten Sukabumi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha wisata, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung penataan kawasan wisata demi kemajuan sektor pariwisata daerah.
“Melalui sinergi yang kuat, diharapkan mampu menghadirkan kawasan wisata yang aman, nyaman, tertib, dan profesional, sejalan dengan upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah melalui tata kelola pariwisata yang semakin berkualitas,” pungkasnya.









