sukabumiheadline.com – Lengkuas (galangal) adalah rimpang yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan sifat antiinflamasi. Tanaman ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga banyak petani di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menanam lengkuas.
Sejumlah manfaat utama lengkuas, antara lain untuk meredakan nyeri sendi akibat peradangan, mengatasi gangguan pencernaan seperti mual dan kembung, serta memiliki sifat antibakteri, dan antijamur yang efektif meredakan infeksi kulit.
Khasiat lengkuas untuk kesehatan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lengkuas mengandung antiinflamasi yang membantu mengurangi nyeri pada penderita radang sendi (rematik atau osteoarthritis). Lengkuas juga dapat merangsang produksi enzim pencernaan, membantu meredakan perut kembung, mual, diare, dan dispepsia.
Selain itu, ekstrak lengkuas diyakini dapat meningkatkan jumlah, kualitas, dan motilitas sperma.
Tak hanya itu, kandungan anti-bakteri dan anti-jamur pada lengkuas bersifat antimikroba yang efektif melawan berbagai kuman dan jamur, sehingga sering digunakan untuk membantu mengatasi masalah kulit seperti kurap dan panu.
Sementara, bagi Anda yang tengah menderita batuk dan gangguan pernafasan, lengkuas memiliki efek ekspektoran yang membantu mengencerkan dahak dan meringankan gejala asma.
Kecamatan penghasil lengkuas di Sukabumi
Berikut adalah daftar 13 kecamatan penghasil lengkuas di Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (17/5/2026), dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025.
- Ciemas: 7.000 m2
- Jampang Kulon: 5.000 m2
- Cimanggu: 550 m2
- Kalibunder: 6.500 m2
- Sagaranten: 5.000 m2
- Curugkembar: 2.000 m2
- Pabuaran: 3.000 m2
- Palabuhanratu: 150 m2
- Jampang Tengah: 5.000 m2
- Purabaya: 10.000 m2
- Cikembar: 400 m2
- Bojonggenteng: 2.000 m2
- Cisolok: 390 m2
Dengan demikian, total luas panen lengkuas di Kabupaten Sukabumi pada 2025 adalah 46.990 m2.









