20 kecamatan dengan petani perempuan terbanyak dan sedikit di Sukabumi, di bawah Nasional

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petani sedang panen kopi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petani sedang panen kopi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Petani perempuan di Indonesia berperan krusial dalam kedaulatan pangan dan ekonomi keluarga, dengan jumlah mencapai 4,2 juta orang atau 14,4% dari total petani, menurut data PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Mereka aktif mengelola lahan, budidaya sayuran, dan sering kali menggerakkan kelompok tani (KWT) untuk meningkatkan pendapatan serta nutrisi rumah tangga.

Peran signifikan petani wanita adalah pengelola benih hingga panen, menjadikannya “ibu kedaulatan pangan” yang krusial. Sebagian di antara mereka tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT), yakni sebuah wadah pemberdayaan yang efektif untuk pelatihan, budidaya (contoh: kangkung, bayam), dan peningkatan akses pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, inisiatif seperti komunitas Kartini Tani Indonesia dan inisiatif dari Syngenta membantu meningkatkan kompetensi dan akses teknologi bagi perempuan petani. Petani wanita juga merambah sektor agribisnis dan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produk.

Jumlah wanita petani di Sukabumi

Ilustrasi petani bawang merah sedangkan panen - sukabumiheadline.com
Ilustrasi petani bawang merah sedangkan panen – sukabumiheadline.com

Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, jumlah wanita petani hanya 8,5% dari total petani, atau jauh di bawah Nasional (14,4%).

Berikut adalah rincian 20 kecamatan dengan wanita petani terbanyak dan sedikit di Kabupaten Sukabumi menurut data Badan Pusat Statistik, bagian Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin Kepala Rumah Tangga di Kabupaten Sukabumi, 2024, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (29/4/2026).

  1. Surade: 2.329 jiwa
  2. Jampang Tengah: 2.108 jiwa
  3. Ciemas: 1.904 jiwa
  4. Sagaranten: 1.679 jiwa
  5. Ciracap: 1.494 jiwa
  6. Pabuaran: 1.339 jiwa
  7. Kabandungan: 1.334 jiwa
  8. Kalibunder: 1.299 jiwa
  9. Cisolok: 1.269 jiwa
  10. Tegalbuleud: 1.178 jiwa
  11. Gegerbitung: 1.176 jiwa
  12. Waluran: 1.157 jiwa
  13. Simpenan: 1.145 jiwa
  14. Nyalindung: 1.089 jiwa
  15. Curugkembar: 1.084 jiwa
  16. Cikakak: 1.084 jiwa
  17. Palabuhanratu: 1.031 jiwa
  18. Jampang Kulon: 1.025 jiwa
  19. Cidadap: 1.005 jiwa
  20. Lengkong: 987 jiwa

Sementara itu, 20 kecamatan dengan jumlah petani perempuan paling sedikit, adalah sebagai berikut:

  1. Nagrak: 725 jiwa
  2. Warungkiara: 619 jiwa
  3. Cireunghas: 614 jiwa
  4. Sukaraja: 605 jiwa
  5. Caringin: 603 jiwa
  6. Cicantayan: 569 jiwa
  7. Kalapanunggal: 547 jiwa
  8. Cibadak: 430 jiwa
  9. Kadudampit: 429 jiwa
  10. Cicurug: 429 jiwa
  11. Cisaat: 407 jiwa
  12. Gunungguruh: 400 jiwa
  13. Ciambar: 397 jiwa
  14. Parungkuda: 368 jiwa
  15. Kebonpedes: 313 jiwa
  16. Sukalarang: 375 jiwa
  17. Bojonggenteng: 299 jiwa
  18. Cidahu: 279 jiwa
  19. Parakansalak: 267 jiwa
  20. Sukabumi: 165 jiwa

Sedangkan, jumlah petani perempuan di 7 kecamatan sisanya, adalah Purabaya 971 jiwa, Cikembar 950 jiwa, Cibitung 865 jiwa, Cimanggu 738 jiwa, Cidolog 895 jiwa, Bantargadung 844 jiwa, dan Cikidang 749 jiwa.

Dengan demikian, jumlah rumah tangga di Kabupaten Sukabumi yang bekerja di sektor pertanian sebanyak 41.568 perempuan dari total 353.959 petani. Sementara laki-laki petani berjumlah 312.391 jiwa.

Berita Terkait

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB