Ada 4 bidan per desa tapi Angka Kematian Bayi di Sukabumi naik 100% lebih, berapa jumlah nakes lain?

- Redaksi

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi darurat medis - Istimewa

Ilustrasi darurat medis - Istimewa

sukabumiheadline.com – Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, ada sebanyak 221 ribu lebih balita (usia 0 – 4 tahun) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Baca selengkapnya: Ada 221 ribu balita dan 51 ribu lansia, ini jumlah penduduk Sukabumi menurut kelompok usia

Data yang menghimpun jumlah balita pada tahun sebelumnya (2023) tersebut, ternyata pada tahun yang sama ada sebanyak ratusan bayi meninggal dunia. Sementara, juga ada puluhan ibu meninggal dunia pada tahun yang sama.

Rekomendasi Redaksi: Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi menganggur dan mengurus rumah tangga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKI di Kabupaten Sukabumi naik

Menurut data Profil Kesehatan Kabupaten Sukabumi 2023 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Angka Kematian Ibu (AKI) untuk periode 2021 – 2023 jumlahnya menurun, dengan rincian sebagai berikut:

  • 2021: AKI di Kabupaten Sukabumi berjumlah 62 kasus dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 45.196 dengan Rasio AKI per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 137,180281
  • 2022: AKI turun dibandingkan 2021 menjadi 32 kasus dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 41.508 dengan Rasio AKI per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 77,0935723.
  • 2023: AKI kembali naik dibanding 2022 menjadi 40 kasus dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 42.995 dengan Rasio AKI per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 93,0340737.

Dari 40 kasus jumlah AKI pada 2023, sebanyak 15% ibu meninggal dunia pada saat tengah hamil. Kemudian, 15% pada saat bersalin dan 70% pada saat nifas.

Rekomendasi Redaksi: 32 ribu urus rumah tangga dan 71 ribu sekolah, intip aktivitas pria Kabupaten Sukabumi sepekan terakhir

Ilustrasi pemeriksaan ibu hamil
Ilustrasi pemeriksaan ibu hamil – Istimewa

AKB di Kabupaten Sukabumi naik 100% lebih

Masih menurut data Profil Kesehatan Kabupaten Sukabumi 2023 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Angka Kematian Bayi (AKB) untuk periode 2021 – 2023 jumlahnya naik lebih dari 100%, dengan rincian sebagai berikut:

  • 2021: Jumlah AKB sebanyak 194 bayi dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 41.528 dengan rasio AKB per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 4,67
  • 2022: Jumlah AKB turun dibandingkan 2021 menjadi 143 bayi dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 41.508 dengan rasio AKB per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 3,45
  • 2023: Jumlah AKB naik signifikan dibanding 2022 menjadi 330 bayi dari total Jumlah Kelahiran Hidup sebanyak 42.995 dengan rasio AKB per 1000 Kelahiran Hidup sebesar 7,68

Rekomendasi Redaksi: Awet, dalam 8 tahun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi hanya turun 1%

Jumlah bidan, dokter, perawat dan nakes lain di Kabupaten Sukabumi 

Bidan
Ilustrasi bidan – Istimewa

Meskipun AKI/AKB naik pada kurun 2021 – 2023, ternyata menurut data BPS 2024, di Kabupaten Sukabumi terdapat 1.607 bidan. Jumlah tersebut, jika dirata-rata dengan jumlah 386 desa dan kelurahan yang ada, terdapat sedikitnya 4 bidan per desa atau kelurahan. Baca selengkapnya: Jumlah dan nama-nama desa di Kabupaten Sukabumi menurut kecamatan

Selain itu, pada 2023 di Kabupaten Sukabumi juga ada ratusan dokter dan ribuan perawat serta tenaga kesehatan (nakes) lainnya.

Adapun untuk dokter ada 570 orang dan 55 orang dokter gigi. Kemudian perawat ada  2,356 orang, bidan 1,607 orang, tenaga kefarmasian 403 orang dan tenaga kesehatan masyarakat sebanyak 69 orang.

Selanjutnya, tenaga kesehatan lingkungan sebanyak 79 orang, tenaga gizi 73 orang, ahli teknologi laboratorium medis 143 orang, tenaga keterapian fisik 36 orang, tenaga keteknisan medis 145 orang, dan tenaga biomedika sebanyak 6 orang.

Berita Terkait

Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG
5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua
5 fakta Jembatan Cipamuruyan Sukabumi: Biaya, spesifikasi hingga curhat pengusaha ke KDM
Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir
Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir
Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali
PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia
KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:21 WIB

Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:30 WIB

5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:00 WIB

5 fakta Jembatan Cipamuruyan Sukabumi: Biaya, spesifikasi hingga curhat pengusaha ke KDM

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:26 WIB

Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir

Berita Terbaru