SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Empat pohon Nyamplung berukuran besar roboh di ruas Jalan Nasional Palabuhanratu-Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat, Ahad (27/2/222).
Ketua Forum Komunikasi Sar Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidik kepada sukabumiheadline.com mengungkapkan kejadian empat pohon besar roboh akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Berdasarkan pantauan dan informasi yang didapatnya, empat titik lokasi pohon roboh terjadi di Jalan Raya Citepus Istiqomah, Jalan Raya Citepus Sukawayana, Kecamatan Palabuhanratu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara dua lokasi lainnya di Jalan Cagar Alam Sukawayana dan Jalan Raya Sahabat, Desa/Kecamatan Cikakak.
“Pohon roboh akibat dari intensitas curah hujan tinggi terjadi dalam beberapa hari ini, mengakibatkan pohon roboh,” ujar Okih.
“Pohon roboh menimpa dua kendaraan roda dua, dengan empat jiwa dijalan Cagar Alam Sukawayana Cikakak,” sambungnya.
Dijelaskan Okih, adapun kronologis kejadiannya yakni sekira pukul 09.00 WIB, terjadi hujan deras disertai angin kencang, tiba tiba sebuah pohon besar di Jalan Cagar alam Sukawayana roboh menimpa dua pengendara motor yang melintas.
“Informasi ada empat orang korban, langsung dievakuasi ke rumah sakit Palabuhanratu,” jelasnya.
“Korban dua orang mengalami patah tulang, dua orang lagi berdasarkan informasi dari rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,” terangnya.
Masih kata Okih, korban yang mengalami patah tulang merupakan warga Ciambar dan yang meninggal dunia warga Desa Cikakak.
Adapun, daftar korban tertimpa pohon tumbang, adalah sebagai berikut: Di orang meninggal di tempat kejadian atas Nurlela (45) warga Perum Lasirbendera, Desa/Kecamaatan Cikakak. Kemudian, Nyai Maryati (40) warga Kampung Sukaratu RT 03/02, Desa/Kecamatan Cikakak.
Satu orang dikabarkan mengalami patah tulang bernama
Sri Fitriliyani (23) warga Kampung Darmaga RT 06/04, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar.
Satu orang mengalami luka lecet di kedua lutut dan tangan bernama Cema Aulia (20) warga Kampung Cilengo RT 01/03, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak. Semua korban merupakan warga Kabupaten Sukabumi.