AKMM Tuntut Kejari dan Polres Audit Anggaran KPU Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 22 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi massa AKMM di kantor KPU Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Aksi massa AKMM di kantor KPU Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Kantor KPU Kabupaten Sukabumi digeruduk massa dari Aliansi Kader Muda Muhammadiyah (AKMM) Sukabumi, Kamis (22/12/2022).

Dalam aksinya di halaman kantor yang berlokasi di Jl. Raya Siliwangi No. 92, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu AKMM menyampaikan sejumlah tuntutan.

AKMM menyebut bahwa KPU merupakan lembaga Penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri dalam melaksanakan pemilu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KPU memiliki asas langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil. KPU Kabupaten dan Kota adalah Penyelenggara Pemilu di tingkat Kabupaten dan Kota,” jelas Ketua Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Yusup Supardin dalam rilis diterima sukabumiheadline.com, Kamis sore.

Karenanya, AKMM menuntut sikap profesionalitas dan indepedensi KPU Kabupaten Sukabumi dalam
proses rekrutmen PPK dan PPS. Baca lengkap: AKMM: KPU Kabupaten Sukabumi Lakukan Kongkalikong Rekrutmen PPK

Baca Juga :  Gempa M 5,3 guncang Sukabumi, warga berhamburan keluar rumah

Selain itu, massa AKMM juga meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi untuk melakukan audit terhadap lembaga yang diketuainya oleh Fery Gustaman tersebut.

“Kami juga menuntut Kejari Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi untuk mengaudit anggaran kegiatan KPU Kabupaten Sukabumi selama satu periode,” jelas Yusup.

“Selain itu, kami meminta Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan langkah investigasi terhadap temuan pelanggaran kode etik di KPU Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),” tegasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Fery Gustaman mengaku mengapresiasi aksi unjuk rasa para mahasiswa tersebut. Baca lengkap: Dituduh Kongkalingkong oleh AKMM, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi: Salut!

Baca Juga :  Universitas Nusa Putra Sukabumi Posisi 2 Kampus dengan Riset Terbanyak

“Kami salut, sebagai lembaga demokrasi ada yang unjuk rasa. Apresiasi setinggi-tingginya,” kata Fery kepada sukabumiheadline.com melalui aplikasi perpesanan.

Fery menambahkan, terkait laporan ke DKPP, pihaknya mempersilakan massa aksi untuk melakukan hal tersebut. “Terkait rencana laporan ke DKPP, saya tidak bisa menghalangi karena itu hak mereka,” kata Fery.

Kemudian, soal tuntutan untuk audit oleh pihak Kejari Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi, Fery meyakinkan jika lembaga yang dipimpinnya itu rutin diaudit, termasuk oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

“Kami selalu diaudit. Kapan kami tidak diaudit? Bahkan oleh BPK dan pihak inspektorat. Kami sudah melaksanakan semua tahapan sesuai mekanisme, prosedur dan administrasi sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan Juknis (petunjuk teknis),” yakin dia.

Berita Terkait

Mau nikah, wanita asal Cicurug Sukabumi diperkosa pegawai bank keliling, diancam dibunuh
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:39 WIB

Mau nikah, wanita asal Cicurug Sukabumi diperkosa pegawai bank keliling, diancam dibunuh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131