Aktivis Prancis Melawan Larangan Berjilbab Bagi Atlet Muslimah

- Redaksi

Selasa, 8 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet Muslimah Prancis. l Istimewa

Atlet Muslimah Prancis. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Anggota Parlemen Prancis mengusulkan amandemen larangan penggunaan jilbab dalam kompetisi olahraga kompetitif, setelah pada 19 Januari lalu, senator Prancis telah meloloskan amandemen tersebut.

Aktivis Prancis telah meluncurkan kampanye dan membuat petisi di media sosial. Mereka mendesak anggota parlemen membatalkan amandemen undang-undang tentang demokratisasi olahraga yang akan melarang perempuan mengenakan jilbab dalam kompetisi olahraga. Demikian diberitakan Middle East Eye pada Rabu (2/2/2022).

Les Hijabeuses” adalah sebuah kampanye yang diluncurkan oleh kelompok keadilan sosial Citizen Alliance. Kelompok itu membagikan petisi pada Sabtu (30/1/2022) yang menyerukan agar kebijakan larangan berjilbab dalam olah raga itu dibatalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Amandemen ini, jika disahkan oleh Majelis Nasional, berarti ribuan perempuan yang tinggal di Prancis yang mengenakan cadar akan sekali lagi dikucilkan, dipinggirkan, dan distigmatisasi,” bunyi petisi tersebut.

Baca Juga :  MMA, Olah Raga Ekstrem yang Kian Digemari Warga Sukabumi

“Bagi para wanita ini, olah raga tidak hanya mewakili hak fundamental tetapi juga, lebih konkretnya, pelarian, hobi, bentuk kesejahteraan, sarana untuk mewujudkan impian mereka dan mewujudkan diri mereka sendiri. Wanita-wanita ini, orang-orang muda ini, para olahragawan ini, para pelajar ini, para ibu ini, yang direduksi menjadi cadar mereka, akan dipaksa untuk berhenti. karena para anggota parlemen telah memutuskan untuk menambahkan acara-acara olah raga ke dalam daftar panjang mereka yang sudah dikecualikan.”

Hingga kini, petisi tersebut telah ditandatangani oleh lebih dari 43 ribu orang dan dibagikan secara luas di media sosial.

Amandemen tersebut, diusulkan oleh kelompok sayap kanan Les Republicains, termasuk referensi khusus tentang jilbab yang dipilih oleh banyak wanita Muslim untuk dipakai di depan umum. Dikatakan jilbab dapat membahayakan keselamatan atlet dan netralitas diperlukan dalam olah raga.

Baca Juga :  Maura, Gadis Kelas 2 SMP di Sukabumi Berprestasi Melalui Olah Raga Ekstrem

Namun, para juru kampanye telah menolak klaim netralitas itu dengan alasan badan sepak bola FIFA telah mengizinkan pemakaian tutup kepala. Sementara, Prancis adalah satu-satunya negara yang berusaha melarangnya.

Pada Senin (31/1/2022), komite gabungan para deputi dan senator bertemu untuk membahas amandemen tersebut. Namun, anggota parlemen tidak mencapai konsensus tentang masalah ini.

“Kita harus terus memobilisasi sehingga tidak ada kemungkinan untuk mundur. Kita harus terus melakukan mobilisasi untuk mengingatkan bahwa perempuan berhijab tidak terima distigma, didiskriminasi dan dikucilkan,” demikian petisi tersebut.

Kontroversi tersebut merupakan lanjutan dari “RUU separatisme”, yang melarang anak perempuan di bawah 18 tahun mengenakan jilbab di ruang publik. RUU yang kemudian memicu kemarahan publik di media sosial dan memicu kampanye “jangan ganggu jilbab saya”.

Berita Terkait

The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini
Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft
Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja
Ramadhan ogah bicara dengan setan, Ketua Parlemen Iran: Hanya di PS kapal AS bisa lewat Selat Hormuz
Pasang badan untuk pemimpin tertinggi Iran, Korut: Israel rusak perdamaian
Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS
Iddo Netanyahu adik PM Israel dikabarkan tewas karena serangan Iran
Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:54 WIB

The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:26 WIB

Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:20 WIB

Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:00 WIB

Ramadhan ogah bicara dengan setan, Ketua Parlemen Iran: Hanya di PS kapal AS bisa lewat Selat Hormuz

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:24 WIB

Pasang badan untuk pemimpin tertinggi Iran, Korut: Israel rusak perdamaian

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131