Arij Humaira, Hijaber Sukabumi Kuliah di Luar Negeri Dapat Nilai Sempurna

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arij Humaira Az Zahra. l Arij Humaira Az Zahra

Arij Humaira Az Zahra. l Arij Humaira Az Zahra

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTENG – Seorang gadis asal Kampung Pamatutan, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Arij Humaira AZ Zahra, berhasil meraih nilai A dan A+ untuk semua mata kuliah.

Diketahui, hijaber kelahiran Sukabumi, 24 Maret 2001 itu saat ini kuliah di Albukhary International University (AIU), Malaysia, jurusan Business of Administration.

Diakui Arij, kuliah di luar negeri dengan beasiswa penuh adalah cita-citanya sejak dulu. Selain mengejar kualitas, Arij yakin dengan begitu ia bisa belajar memosisikan diri di luar zona nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2023 07 18 12 59 44 31 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Arij Humaira Az Zahra menerima award untuk GPA yang diraihnya. l Arij Humaira Az Zahra

“Bisa melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa penuh adalah mimpi terbesar saya, selain mendapat kualitas dan fasilitas yang baik, saya bisa memposisikan diri di luar zona
nyaman,” katanya kepada Wanita Sukabumi, sukabumiheadline.com, Selasa (18/7/2023).

“Saya percaya bahwa agar seseorang bisa berkembang dan memaksimalkan
potensinya, maka orang tersebut harus keluar dari zona nyamannya,” imbuh Arij.

Screenshot 2023 07 18 13 03 06 77 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Arij Humaira Az Zahra memamerkan GPA di halaman kampusnya. l Arij Humaira Az Zahra

Meskipun begitu, Arij mengakui bahwa kualitas pendidikan universitas di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri.

“Tapi dengan kuliah di luar negeri saya bisa memperluas cakrawala pemikiran dan pergaulan karena bisa berinteraksi
dengan teman teman dari berbagai negara, di kampus saya terdapat mahasiswa yang berasal dari lebih 50
negara berbeda,” paparnya.

Arij mengungkapkan, kondisi tersebut telah memaksa dirinya untuk menguasai bahasa asing berbagai negara, terutama bahasa Inggris.

“Saya merasakan perbedaan budaya belajar disini terutama dalam hal bahasa karena di sini menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, di sini mahasiswa dituntut untuk jauh lebih kritis, imajinatif dan kreatif,” jelasnya.

Baca Juga :  Nina Ayu, Hijaber Bersuara Merdu asal Surade Sukabumi Populer di YouTube

“Tugas-tugasnya sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran karena tak cukup hanya tahu tentang suatu materi dari satu sumber, tapi harus bisa membuka lebih jauh dan lebih dalam lagi,” ungkap Arij.

Ditambahkannya, hubungan antara dosen dan mahasiswa terjalin sangat baik dan tanpa diskriminasi berdasarkan ras, serta status ekonomi dan sosial.

“Tidak ada perbedaan, walaupun kita berasal dari berbagai macam negara, ras, kebiasaan, dan budaya,” jelas gadis yang biasa dipanggil Aiz itu.

Screenshot 2023 07 18 13 03 55 34 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Arij Humaira Az Zahra (ketiga dari kiri) bersama mahasiswa asing lainnya. l Arij Humaira Az Zahra

Cara Arij Raih Nilai Sempurna 

Aiz saat ini duduk di Semester 2, capaiannya dalam dua semester yang telah dijalaninya terbilang membanggakan karena selama dua semester berturut turut saya berhasil mendapatkan nilai sempurna.

“GPA (Grade Point Average-red) saya di atas 3.8 dengan status A+ dan A, untuk semua mata kuliah selama dua semester berturut-turut,” ungkapnya.

Aiz mengungkapkan, untuk bisa mendapatkan nilai A baginya cukup dengan melakukan cara sederhana, yakni cukup dengan mendengarkan dan mematuhi dosen di kampus.

“Bagi saya cukup mendengarkan dan mematuhi perintah yang diberikan oleh dosen. Seperti di kampus saya, setiap mata kuliah diberikan panduan penilaian (rubrics) yang berisikan tugas selama satu semester, perintah, dan aturan bagaimana kita bisa mendapat nilai bagus dalam mata kuliah tersebut,” paparnya.

Baca Juga :  Deretan Hijaber Cantik Owner Perusahaan Otobus di Indonesia

“Terdengar mudah, namun sebetulnya sangat menguras tenaga dan pikiran. Misalnya selama ujian saya bisa tidur hanya dua jam agar semua materi bisa dipahami,” tambahnya.

Screenshot 2023 07 18 13 00 57 52 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Arij Humaira Az Zahra dan pertunjukan seni budaya Indonesia di kampusnya. l Arij Humaira Az Zahra

Kesan Selama Kuliah di Malaysia 

Bicara soal kesannya selama kuliah di Malaysia, Aiz mengaku bangga bisa kuliah dengan beasiswa penuh di luar negeri, meskipun ia bertekad untuk terus meningkatkan capaian.

“Bagi saya kuliah di luar negeri itu sebuah privilege, sebuah kebanggaan akan sebuah pencapaian. Tak semua orang mampu dan bisa mewujudkannya. Dengan berkuliah di luar negeri, diri saya terekspos dengan dunia luar. Dari mulai pertemanan, jaringan dan wawasan yang lebih luas dari berbagai penjuru dunia. Sebuah pengalaman hidup yang tak akan terlupakan,” paparnya.

“Sisi positif lainnya adalah saya bisa belajar mendapat cara pandang dan pengalaman hidup baru terhadap cara belajar dan cara hidup, eksposur terhadap networking yang lebih luas, dan
lebih menghargai perbedaan,” tambah Aiz.

Untuk informasi, Aiz mendapatkan beasiswa dari BAZNAS dan AIU. Selain biaya pendidikan, Aiz juga mendapatkan seluruh biaya proses keberangkatan. Dari mulai paspor, tiket pesawat, dan lainnya.

“Saya juga mendapat beasiswa
penuh dari kampus AIU untuk hostel, gratis pendidikan dan uang saku per bulan sebesar RM450 atau sekira Rp1,5 juta,” pungkasnya.

Selain Arij, di kampus yang sama terdapat sekira 80 mahasiswa asal Indonesia di berbagai jurusan, baik program beasiswa maupun mandiri.

Berita Terkait

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis
Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total
Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:43 WIB

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39 WIB

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:28 WIB

AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Berita Terbaru

Infinix Hot 50 - Infinix

Gadget

Rekomendasi handphone Rp2 juta, pilih sesuai kebutuhan

Kamis, 29 Jan 2026 - 19:04 WIB