Atap Lepas dari Bodi, Bus AKAP Tabrak Flyover 17 Orang Terluka

- Redaksi

Minggu, 30 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus AKAP kecelakaan di Padang Panjang. l Istimewa

Bus AKAP kecelakaan di Padang Panjang. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) trayek Jambi-Medan yang mengangkut 17 penumpang menabrak flyover dinding lorong flyover Simpang Lapan, Padang Panjang, Sumatera Barat, Ahad (30/1/2022) pagi.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun atap bus AKAP itu rusak berat, terpisah antara atap dan bodi bus.

“Ini diduga karena sopir tidak mengikuti rambu sehingga salah jalur,” kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, diberitakan kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan detik.com, kecelakaan itu berawal saat bus dengan nomor polisi BB 7626 L melaku dari arah Bukittinggi. Sopir bus yang diketahui bernama Manalu diduga tak tahu rute dan akhirnya melalui flyover tersebut.

Bus diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan masuk ke jalur yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan tinggi maksimal 2,2 meter.

“Akibatnya bus menghantam dinding lorong flyover sehingga atap bus terbelah. Sopir dan 17 penumpang lainnya mengalami luka ringan,” kata Satake.

Viral di media sosial

Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sementara video detik-detik kecelakaan itu terekam dan videonya viral di media sosial.

Tampak dalam video itu terlihat seluruh bagian atap bus lepas karena tersangkut bagian bawah jembatan layang.

“Innalillahi wa innalillahi rojiun kecelakaan pagi ini di simp 8 padang panjang bus sipirok nauli dari medan tujuan jambi,” tulis akun @andreli_48.

Akibatnya, 17 penumpang alami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan. Namun, Manalu langsung kabur dari lokasi.

“Kita sedang buru sopirnya, Manalu (33) yang kabur usai kejadian,” kata Kapolres Padang Panjang AKBP Novianto Taryono yang dihubungi tribunnews.com.

Selain itu, menurut Novianto, Manalu merupakan sopir pengganti. Sedangkan sopir utama sedang istirahat di dalam bus.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru

Kawasaki W800 - Kawasaki

Otomotif

Kawasaki W800 2026 dipasarkan di Indonesia dijual segini

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:45 WIB