Biadab! Bayi Wanita dengan Ari-ari Dibuang di Sungai Cimandiri Baros Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi wanita masih dengan ari-ari dibuang di sungai. l Istimewa

Bayi wanita masih dengan ari-ari dibuang di sungai. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l BAROS –  Sesosok bayi perempuan ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengambang di Sungai Cimandiri, tepatnya di belakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tespong RT 01/01, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Rabu (29/6/2022).

Informasi diperoleh sukabumuheadline.com, penemuan mayat bayi tersebut dibenarkan Kapolsek Baros Kompol M Heri Hermawan. Menurutnya, bayi itu ditemukan warga dalam kondisi tertelungkup mengambang di tepi Sungai Cimandiri dengan plasenta atau ari-ari yang masih menempel.

“Mayat bayi wanita ditemukan mengapung di sisi Sungai Cimandiri, diperkirakan berumur satu hari dengan kondisi ari-ari masih menempel,” kata Heri kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Heri, jasad bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga Jayamekar yang sedang mencari ikan dan rongsokan di Sungai Cimandiri sekira pukul 12.00 WIB. Awalnya warga menduga mayat bayi tersebut hanya boneka yang mengapung.

Namun, warga tersebut sontak kaget karena ternyata obyek mengapung tersebut, adalah mayat bayi. Warga yang menemukan bayi tersebut langsung melapor ke Polsek Baros.

Ditambahkan Heri, mayat bayi tersebut sudah dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH., dalam kondisi masih terbungkus kardus. Selanjutnya pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan visum oleh dokter forensik.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Berita Terbaru