Biodata dan karya Fajar Riza Ul Haq, dari Sukabumi menuju Wakil Menteri era Prabowo

- Redaksi

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biodata dan karya Fajar Riza Ul Haq - Istimewa

Biodata dan karya Fajar Riza Ul Haq - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sosok intelektual muda asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Fajar Riza Ul Haq dipanggil Presiden terpilih, Prabowo Subianto bersama 107 tokoh kandidat calon menteri, calon wakil menteri (wamen), dan kepala badan untuk kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Fajar dan ratusan tokoh tersebut dipanggil menghadap Prabowo di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Jakarta, 14-15 Oktober 2024. Rinciannya, pada Senin (14/10/2024), sebanyak 49 calon menteri dipanggil Prabowo ke rumahnya di Kertanegara, Jakarta.

Sementara, para calon wakil menteri dan kepala badan dipanggil ke Kertanegara pada hari berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Fajar adalah cendikiawan muda Indonesia. Ia saat ini menjabat Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah, dan berbagai jabatan lainnya masih disandang.

Fajar mengaku diberi tugas oleh Prabowo sebagai Wakil Menteri untuk membantu salah satu menteri yang membidangi sumber daya manusia.

“Saya diberi tugas oleh Pak Prabowo sebagai wakil menteri untuk membantu salah satu menteri yang membidangi sumber daya manusia. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Sosial dan Kebudayaan tersebut.

Dia juga mengungkapkan arahan Prabowo kepada dirinya.

“Beliau menekankan pendidikan sebagai kunci kebangkitan bangsa. Pembangunan fisik harus disertai pembangunan manusia yang handal dan produktif. Beliau juga mengingatkan agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya bangsa. Ini jatidiri kita. Bapak Prabowo meminta para pembantunya di kabinet nanti bekerja total,” jelas Fajar.

Baca Juga:

Kunjungi Sukakopi Kedai 24 Jam

Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2. l Istimewa
Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2. l Advertorial

Profil Fajar Riza Ul Haq

Fajar Riza Ul Haq adalah intelektual muda Indonesia kelahiran Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 Februari 1979.

Fajar dikenal sebagai salah seorang intelektual muda Indonesia dan penulis buku. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Muhadjir Effendy dan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara era Pratikno.

Baca Juga: 5 profesor asal Sukabumi, dari pakar perbankan syariah hingga wanita lulusan Harvard

Biodata dan karya Fajar Riza Ul Haq
Biodata dan karya Fajar Riza Ul Haq – Istimewa

Pendidikan:

  • SDN Cibunar I, Kadudampit, Sukabumi (1986-1992)
  • Madrasah Tsanawiyah YASTI 1 Cisaat, Sukabumi (1992-1995)
  • Madrasah Aliyah Keagamaan Khusus (MAKN) Darussalam, Ciamis (1995-1998)
  • Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Surakarta (1998-2002)
    Pondok Pesantren Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran, Solo (1998-2002)
  • Program Master Studi Agama dan Lintas Budaya, Fakultas Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (2004-2006)
  • Center for Studies in Security and Diplomacy (Chevening Fellowship), Universitas Birmingham, Inggris (2009)
  • School of Economics and Management (SEM), Universitas Tsinghua, Rep. Rakyat Tiongkok (2013)
  • Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika (2011-2012)
  • Program Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (2021-2024)

Baca Juga: Mini Biografi Rita Tila, Wanita Sukabumi dari Terminal Nagrak, Dosen UPI hingga Sinden 4 Benua

Pengalaman profesional:

  • Liaison Officer Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial, Universitas Muhammadiyah Surakarta (2002-2005)
  • Direktur Program MAARIF Institute for Culture and Humanity (2006-2009)
  • Asisten Dekan Sekolah Ilmu Pemerintahan dan Kebijakan Publik (2014)
  • Direktur Eksekutif MAARIF Institute for Culture and Humanity (2010 – 2016)
  • Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Hubungan Antar Lembaga (2016-2019).
  • Anggota Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental, Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2017-2020)
  • Chairman MAARIF Institute for Culture and Humanity (2022-sekarang)
  • Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Sosial dan Kebudayaan (2020 – 2024).
  • Dosen Prodi Magister Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (2024)
  • Anggota Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (2022-2027).

Baca Juga:

Pengalaman Organisasi:

  • Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukoharjo, Ketua Umum (2000-2002)
  • Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Tengah, Ketua (2002-2003)
  • Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ketua (2003)
  • Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM), Pegiat (2003-sekarang).
  • Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Wakil Sekretaris Jenderal (2009-2010)
  • Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ketua (2011-2012)
  • Gerakan Tokoh Lintas Agama Melawan Kebohongan Publik, Juru Bicara (2011-2012)
  • Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Barisan Indonesia / BARINDO (2013 – 2015)
  • Sekretaris Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2015-2018)
  • Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah (2022-2027)

Karya buku:

  1. Jalan Baru Moderasi Beragama: Mensyukuri 66 Tahun Haedar Nashir (Editor Bersama Azaki Khoiruddin), Jakarta: Kompas, 2024
  2. Kristen-Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan (Bersama Abdul Mu’ti). Jakarta: Kompas, 2023
  3. Membela Islam, Membela Kemanusiaan. Bandung: Mizan, 2017
  4. Islam Indonesia Abad ke-21: Kiblat Islam Dunia? dalam Komaruddin Hidayat, Kontroversi Khilafah, Mizan, 2015
  5. Catatan 1 Dekade MAARIF Institute (Bersama Ahmad Syafii Maarif dkk). Jakarta: MAARIF Institute, 2013
  6. Pendidikan Karakter Pengayaan untuk Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan: Mengarusutamakan Nilai-nilai Toleransi, Anti Kekerasan, dan Inklusif (Editor Ahli). Jakarta: MAARIF Institute, Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dinas Pendidikan Kota Yogya, Dinas Pendidikan Kab. Cianjur, dan Dinas Pendidikan Kab. Pandeglang, 2013
  7. Kristen-Muhammadiyah: Konvergensi Muslim dan Kristen dalam Pendidikan (Bersama Abdul Mu’ti). Jakarta: Al Wasath Publishing 2009.
  8. Pendidikan Agama Islam Berwawasan HAM (Editor). Jakarta: Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dan MAARIF Institute, 2008
  9. Islam, HAM, dan Keindonesiaan (Editor). Jakarta: MAARIF Institute, 2007
  10. Membangun Keragaman, Meneguhkan Pemihakan: Visi Politik Baru Muhammadiyah. Surabaya: LPAM, 2004
  11. Purifikasi dan Reproduksi di Pantai Utara Jawa: Muhammadiyah dan Budaya Lokal (Bersama Asykuri dkk). Surakarta: PSB-PS, 2003

Jika tidak ada perubahan, Fajar Riza Ul Haq dan ratusan calon menteri dan wakil menteri akan dilantik pada Senin (21/10/2024).

Berita Terkait

Hukum gugat cerai suami yang dipenjara menurut Islam
Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP
102 tahun Sarkem Cicurug Sukabumi dan kisah hidup ulama berdarah menak Sunda
Profil Kumaila Hakimah, alumni ponpes di Sukabumi yang sebut AlQuran sudah kadaluwarsa
Mengenal pondok pesantren yang didirikan Wali Songo, nomor 5 di Jawa Barat
4 foto masa muda kedekatan tokoh asal Sukabumi dengan Prabowo dan Menhan
Profil Mr R Syamsudin: 5 fakta tokoh asal Sukabumi, didukung Kapolri jadi Pahlawan Nasional
Memahami konsep hujan dalam Islam dan ayat-ayat rahasia di baliknya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Hukum gugat cerai suami yang dipenjara menurut Islam

Jumat, 18 September 2026 - 18:24 WIB

Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP

Jumat, 11 September 2026 - 20:33 WIB

102 tahun Sarkem Cicurug Sukabumi dan kisah hidup ulama berdarah menak Sunda

Jumat, 11 September 2026 - 06:49 WIB

Profil Kumaila Hakimah, alumni ponpes di Sukabumi yang sebut AlQuran sudah kadaluwarsa

Jumat, 11 September 2026 - 02:28 WIB

Mengenal pondok pesantren yang didirikan Wali Songo, nomor 5 di Jawa Barat

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:42 WIB

Marc Klok, pemain Persib Bandung - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Olahraga

Marc Klok: Hari ini Persib ke Jepara untuk menang

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:40 WIB

Ilustrasi istri memarahi suami yang berada di dalam penjara - sukabumiheadline.com

Hikmah

Hukum gugat cerai suami yang dipenjara menurut Islam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:34 WIB