Bus Rombongan Guru SMP Palabuhanratu Sukabumi Kecelakaan di Cianjur

- Redaksi

Sabtu, 17 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan bus Berisi Pelajar Sukabumi. l Istimewa

Kecelakaan bus Berisi Pelajar Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Bus Pariwisata Gagak Rimang yang membawa penumpang rombongan guru SMP Negeri 1 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kecelakaan di Raya Bandung-Cianjur, Sabtu (17/9/2022).

Kecelakaan terjadi tepatnya di Kampung Cikijing Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sekira Pukul 03.20 WIB dinihari.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, bus rombongan pembawa guru SMP Negeri 1 Palabuhanratu tersebut menabrak tiga pohon setelah sempat bersenggolan dengan truk pengangkut motor dengan berpelat nomor polisi L 9782 UX.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun, rombongan guru SMP Negeri 1 Palabuhanratu akan berangkat ke acara in house training di kawasan Lembang. Bus bernomor polisi Z 7525 TA dikemudikan Sopian (60).

Beruntung, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, hanya Sopian dan sopir truk bernama Wahyudin (36 tahun) yang mengalami luka ringan setelah terkena serpihan kaca depan mobil yang pecah.

Kapolsek Sukaluyu AKP Yayan Suharyana membenarkan adanya kecelakaan di pagi buta tersebut. Menurut AKP Yayan kedua sopir hanya mengalami luka ringan dan sudah dievakuasi ke Puskesmas Ciranjang.

”Sopir truk sempat tak sadarkan diri akibat kaget,” kata AKP Yayan dilansir tribunjabar.id.

Sementara salah seorang Guru SMP Negeri 1 Pelabuhanratu, sekaligus saksi kejadian, Dadang mengungkapkan rombongan guru SMP Negeri 1 Pelabuhanratu berangkat tengah malam dari Palabuhanratu.

”Saya tak tidur, duduk di barisan kedua dari depan, jadi saya melihat persis bus oleng ke kiri menabrak tiga pohon dan berhenti di pohon ketiga,” ujarnya.

Dadang menduga Sopian sang sopir bus mengantuk karena di kawasan Gekbrong juga bus sempat oleng. Sebab dari arah Gekbrong bus sudah terasa agak oleng. Akibat kecelakaan ini, rencana in house training dibatalkan, dan rombongan kembali ke Sukabumi.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Kriminal

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB