Dalam Survei Ridwan Kamil Kalahkan Anies, Ahok, AHY dan Sandiaga Uno

- Redaksi

Minggu, 23 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. l Ridwan Kamil

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. l Ridwan Kamil

SUKABUMIHEADLINE.com l Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memperoleh suara terbanyak dalam survei tokoh yang maju dalam Pilkada DKI tahun 2024 sebagai Calon Gubernur.

Peneliti Lembaga Survei Populi Center, Dimas Ramadan, mengatakan, dalam melakukan survei ini pihaknya menyodorkan pertanyaan tertutup berisi 24 nama kandidat Cagub DKI kepada para responden. Ridwan Kamil pun memperoleh elektabilitas tertinggi dengan suara 69,7 persen.

“Berkaitan dengan masa kepemimpinan DKI Jakarta, nama Ridwan Kamil mendapat dukungan paling tinggi untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 dengan (elektabilitas) 69,7 persen,” jelas Dimas, Kamis (20/10/2022) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ridwan Kamil disebut Dimas mengalahkan sejumlah nama lama di Jakarta. Pada peringkat kedua ada nama Sandiaga Uno yang dulu pernah menjadi Wakil Gubernur DKI dengan tingkat elektabilitas 67,7 persen.

Lalu disusul eks Gubernur DKI Anies Baswedan dengan suara 66,2 persen, selanjutnya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 55 persen, Najwa Shihab 45,7 persen, eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 42,5 persen, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini 40,2 persen.

“Adapun nama-nama lain mendapatkan dukungan di bawah 50 persen,” ucapnya.

Dimas menjelaskan, elektabilitas Ridwan Kamil meroket dibandingkan survei yang dilakukan pada bulan Februari lalu. Saat itu, Ridwan Kamil menempati urutan ketiga sebesar 65,7 persen.

Elektabilitas Ridwan Kamil saat itu berada di bawah Sandiaga Uno dan Anies Baswedan dengan elektabilitas 77,5 persen dan Anies 77,3 persen.

Survei dilakukan di DKI Jakarta mulai tanggal 9 hingga 16 Oktober 2022 dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang dinamika pembangunan, kinerja pemerintah provinsi, serta dinamika politik di Provinsi DKI Jakarta.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error (MoE) kurang lebih 4,00 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal,” jelasnya.

Berita Terkait

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan
MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD
Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung
Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior
Siapa layak jadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi? Kader muda dan senior satu suara
Respons dinamika internal DPD Golkar Sukabumi, Aris: Ketua harus sosok yang merangkul
Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta
Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:51 WIB

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:25 WIB

MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:52 WIB

Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:46 WIB

Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WIB

Siapa layak jadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi? Kader muda dan senior satu suara

Berita Terbaru