Dari satu arah hingga contra flow, skenario Dishub atasi kemacetan Lebaran 2024 di Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan lalu lintas di exit toll Bocimi Seksi 2. - Istimewa

Kemacetan lalu lintas di exit toll Bocimi Seksi 2. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Menjelang musim mudik dan libur Lebaran 2024/Idul Fitri 1445 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengklaim sudah menyiapkan antisipasi untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi.

Seperti diketahui, setiap musim libur Lebaran, puluhan ribu kendaraan dari luar kota memasuki wilayah Sukabumi. Sebagian besar kendaraan tersebut menuju kawasan wisata pantai di selatan Sukabumi.

Terlebih, kehadiran Jalan Tol Bocimi Seksi 2, dengan exit toll di Parungkuda, semakin memudahkan warga Jakarta dan sekitarnya mengunjungi sejumlah kawasan wisata yang ada di Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dishub sejauh ini sudah melakukan persiapan menyambut pemudik di masa lebaran Idul Fitri.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama masa arus mudik 2024, Dishub Jabar membuat rencana skenario kebijakan manajemen lalu lintas di jalan tol. Skenario yang disiapkan yaitu:

  • Sistem satu arah
  • Ganjil genap
  • Contra flow
  • Manajemen rest area
  • Optimalisasi gardu gerbang tol dan mobile reader
  • Percepatan penanganan petugas jalan tol saat terjadi gangguan
  • Pembatasan pengoperasian mobil barang pada hari dan jam tertentu.

Sementara, menurut Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, progres pembangunan Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat yang digadang-gadang akan diresmikan usai Lebaran, tahap konstruksinya masih masih berjalan.

Sebelumnya, aktivitas pembebasan tanah dan pemberian uang ganti rugi untuk seksi III dihentikan akibat perizinan penetapan lokasi (penlok) yang belum diperbarui sejak habis masa berlaku pada 7 Oktober 2023 lalu. Bey mengatakan izin penlok itu sudah diperpanjang oleh pemerintah. Baca lengkap: Padahal Baru 87%, Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Bocimi Seksi 3 Dihentikan

“Akan dimulai pembangunannya, sudah beres tinggal lelang dan ya secara administrasi sudah beres tinggal lanjut konstruksi. (Izin penlok sudah diperbarui?) sudah lama, sudah beres itu,” kata Bey saat menghadiri Rapat Paripurna HUT ke-11 Kota Sukabumi, Senin (1/4/2024).

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Menteri PUPR mengklaim Jalan Tol Bocimi Seksi 3 sudah bisa digunakan untuk mudik Lebaran tahun ini. Baca lengkap: Mudik ke Sukabumi tahun ini bisa lewat Tol Bocimi Seksi 3 sampai Cisaat

Namun faktanya, proses pembangunan dan pembersihan lahan masih dilakukan oleh pihak kontraktor. Baca lengkap: Menteri PUPR klaim mudik Lebaran 2024 Jalan Tol Bocimi Seksi 3 beroperasi, tapi faktanya?

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB