Diduga Hina Ulama, Pria asal Cikembar Sukabumi Diamankan Polisi

- Redaksi

Jumat, 11 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria inisal P diamankan jajaran Kepolisian Polsek Cikembar. l Istimewa

Pria inisal P diamankan jajaran Kepolisian Polsek Cikembar. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Jajaran Kepolisian Polsek Cikembar, Polres Sukabumi, Polda Jabar mengamankan seorang warga diduga telah melakukan ujaran kebencian terhadap ulama.

Kapolsek Cikembar AKP Ridwan Ishak mengatakan pria yang diamankan polisi tersebut berinisal P (26) di tempat kerjanya di sebuah perusahaan peternakan ayam.

“Kami mengamankan P yang duga melakukan ujaran kebencian terhadap ulama, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami amankan,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com Jumat (11/2/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Ridwan, dugaan ujaran kebencian yang dilakukan P,  dalam akun media sosial Facebook-nya menggunakan kalimat yang kurang pantas terhadap ulama. “Saat ini P sudah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

ds

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu yang belum tentu benar. Percayakan proses hukum kepada polisi,” sambungnya.

Lebih jauh Ridwan, berharap agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan media sosial. “Itu untuk menghindari atau memicu keresahan di masyarakat,” tandasnya

Adapun postingan yang dituliskan P dalam akun media sosialnya disertai dengan memasang foto Abuya Muhtar, dengan caption: “Jalma ieu ma jalma murtad munafik, musrik..!!“.

Tidak hanya itu, P juga membuat postingan dengan menulis, “Jalma ieu ma jalma murtad munafik, musrik..!! Muhtar Ari Sitaktak gede Jeung Si bongkok eta Saha jeung sia saha Bagong, hulu sia di ciptakan Dina hulu bangong katempo hulu Mane hulu Bagong geuning..!!!!,” tulis P di akun Facebook-nya.

Berita Terkait

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk
Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD
Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi
Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia
Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG
5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua
5 fakta Jembatan Cipamuruyan Sukabumi: Biaya, spesifikasi hingga curhat pengusaha ke KDM
Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:01 WIB

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:23 WIB

Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:35 WIB

Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:51 WIB

Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:21 WIB

Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG

Berita Terbaru