Dipicu soal gaji, kronologi Polwan bakar suami polisi hingga tewas

- Redaksi

Minggu, 9 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Briptu Rian Dwi Wicaksono dan Briptu Fadhilatun Nikmah - Istimewa

Briptu Rian Dwi Wicaksono dan Briptu Fadhilatun Nikmah - Istimewa

sukabumiheadline.com – Briptu Fadhilatun Nikmah (FN) seorang Polwan di Mojokerto, Jawa Timur nekad membakar suaminya sendiri yang juga anggota polisi, Briptu Rian Dwi Wicaksono (RDW) hingga akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Diketahui, Briptu Rian diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Jombang. Sedangkan istrinya, Briptu FN adalah anggota SPKT Polres Mojokerto Kota.

Peristiwa itu diketahui terjadi di asrama polisi (Aspol) Kota Mojokerto pada Sabtu (8/6/2024) pagi. Saat ditemukan, Briptu RDW mengalami luka bakar parah di garasi. Adapun pelakunya adalah istrinya sendiri, Briptu FN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku dan korban adalah suami istri, korban anggota Polres Jombang,” kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri, Ahad (9/6/2024).

Daniel mengungkapkan, usai ditemukan terbakar di garasi rumah dinasnya, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk mendapat perawatan intensif. Sementara Briptu FN, langsung diamankan.

“Korban yang mengalami luka bakar sedang dirawat di RSUD di Mojokerto,” jelasnya.

Baca Juga :  Dipenjara karena Bunuh 2 Begal, Murtede: Kalau Saya Mati Siapa Tanggung Jawab?

Berawal dari konflik rumah tangga

Daniel menuturkan, kemungkinan pemicu insiden pembakaran itu karena konflik rumah tangga antara Briptu Rian dan istrinya.

“Kami masih mendalami motifnya, yang penting ini adalah konflik rumah tangga dan kebetulan anggota Polri keduanya,” ucap Daniel.

Dirmanto menyebut, berdasarkan pendalaman, Briptu FN merasa kesal dengan suaminya karena uang untuk kebutuhan sehari-hari, habis digunakan Briptu Rian untuk judi online.

“Briptu RDW sering menghabiskan uang belanja yang seharusnya digunakan untuk membiayai hidup ketiga anaknya, ini dipakai untuk mohon maaf judi online. Itu sementara temuan kami,” jelas Dirmanto.

Briptu Rian meninggal dunia

Diketahui, sehari setelah dirawat di rumah sakit, Briptu Rian meninggal dunia pada Ahad (9/6/2024) pukul 12.55 WIB. Luka bakar serius hingga 90 persen jadi penyebab nyawa polisi asal Jombang itu harus meregang nyawa.

“Korban secara medis meninggal dunia pukul 12.55 WIB. Akan dimakamkan secara kedinasan di Jombang, di daerah asalnya,” terang Daniel lagi.

Briptu FN tersangka

Baca Juga :  Bukan Pelecehan, PDIP Curiga Kasus Polisi Tembak Polisi Bukan Ada Masalah Pribadi

Polda Jatim akhirnya menetapkan Briptu FN jadi tersangka pembakar suaminya sendiri, Briptu RDW. Dirmanto mengatakan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Pak Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto menyampaikan turut berduka cita yang mendalam pada keluarga korban. Untuk Briptu Fadhilatun Nikmah berdasarkan hasil gelar perkara dan olah TKP sudah ditetapkan tersangka,” ujar Dirmanto.

Dia menjelaskan, perisitiwa pembakaran itu bermula saat Briptu RDW dan Briptu FN pulang dari kantor mereka masing-masing. Setibanya di rumah dinas, keduanya terlibat cekcok.

“Kemudian istrinya menyiramkan bensin di muka dan badan korban. tidak jauh dari TKP ada sumber api dan terpercik, akhirnya membakar yang bersangkutan,” ujarnya.

Panik melihat suaminya terbakar, Briptu FN membawa Briptu RDW ke rumah sakit. Bahkan, pelaku sempat meminta maaf kepada korban akibat perbuatannya tersebut.

“Jadi FN ini juga memiliki tanggung jawab yang besar, ya untuk menolong yang bersangkutan dengan dibantu beberapa tetangga. Sesampainya di rumah sakit, FN meminta maaf kepada suami atas perlakuannya,” ungkapnya.

Berita Terkait

Ini hukuman pidana bagi penjual miras menurut KUHP baru, warga Sukabumi wajib tahu
Hukum suami menikah lagi menurut KUHP baru: Penjara 4 tahun hingga denda Rp200 juta
Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK
KUHP baru, Wamenkum: Jika laporan diabaikan polisi, ajukan praperadilan
Jaksa Agung Muda Intelijen sebut korupsi di desa meningkat, bagaimana Sukabumi?
Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada
KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo
Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 03:13 WIB

Ini hukuman pidana bagi penjual miras menurut KUHP baru, warga Sukabumi wajib tahu

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:44 WIB

Hukum suami menikah lagi menurut KUHP baru: Penjara 4 tahun hingga denda Rp200 juta

Senin, 19 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Januari 2026 - 19:14 WIB

KUHP baru, Wamenkum: Jika laporan diabaikan polisi, ajukan praperadilan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:33 WIB

Jaksa Agung Muda Intelijen sebut korupsi di desa meningkat, bagaimana Sukabumi?

Berita Terbaru

Layvin Kurzawa memakai topi putih, jaket loreng warna krem disebut sudah di Stasiun Whoosh - Ist

Olahraga

Dari PSG ke Persib, Layvin Kurzawa sudah di Stasiun Whoosh

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:04 WIB