Home / Dia

Djemima Shireen, mojang Sukabumi berdayakan wilayah pesisir melalui DJadiBermakna

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djemima Shireen - @djemimasf

Djemima Shireen - @djemimasf

sukabumiheadline.com – Djemima Shireen, mojang cantik ini menginisiasi gerakan DJadiBermakna, sebuah visi besar untuk tanah kelahirannya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Perempuan yang akrab disapa Djemi ini mendedikasikan energinya di daerah tempat ia tumbuh untuk mengangkat berbagai potensi lokal.

Di sela kesibukan kuliah, perempuan berusia 18 tahun yang memiliki minat pada seni tari, memasak, dan olahraga basket ini aktif membagikan catatan kegiatannya melalui akun Instagram @djemimasf, Ahad (28/6/2026).

DJadiBermakna lahir dari keyakinan bahwa setiap generasi muda memiliki potensi untuk tumbuh, berkarya, dan menghadirkan dampak nyata bagi lingkungannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berangkat dari daerah pesisir yang kaya akan budaya dan pariwisata, saya ingin mengajak anak muda untuk tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri,” ujarnya dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (30/6/2026) lalu.

Gerakan ini diwujudkan melalui empat kegiatan utama yang berbasis pada komunikasi digital dan edukasi langsung.

Langkah pertamanya adalah mengangkat cerita dan nilai kehidupan masyarakat pesisir melalui konten digital yang edukatif dan inspiratif. Langkah ini diperkuat dengan mendokumentasikan serta mempromosikan destinasi wisata dan budaya lokal melalui format storytelling.

Djemima Shireen - @djemimasf
Djemima Shireen – @djemimasf

Tidak hanya bergerak di dunia maya, advokasi ini juga menyentuh aspek edukasi tatap muka. Djemi mengadakan sesi berbagi pengetahuan mengenai potensi daerah, pelestarian budaya, dan peran pemuda dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Melalui rangkaian aktivitas tersebut, advokasi DJadiBermakna diposisikan sebagai media kolaborasi bagi anak muda untuk mengenal, menjaga, dan mempromosikan potensi daerah melalui karya kreatif.

Bagi pemilik nama lengkap Djemima Shireen Ferdinand ini, kebermanfaatan tidak selalu harus dimulai dari langkah yang besar, melainkan melalui tindakan konsisten di tengah masyarakat.

“Saya yakin bahwa dengan memadukan semangat pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan kreativitas, gerakan ini mampu menjadi ruang tumbuh bersama,” katanya.

Tantangan di wilayah pesisir

Di sisi lain, Djemi melihat adanya peluang besar karena banyak generasi muda memiliki potensi, kreativitas, dan bakat, namun belum mendapatkan ruang atau dukungan yang memadai. Kehadiran gerakan ini diproyeksikan mampu menjadi wadah yang menginspirasi mereka agar berani menunjukkan kemampuan untuk kemajuan daerah.

“Ketika budaya tetap hidup dan potensi daerah terus berkembang, di situlah generasi muda sedang menciptakan makna melalui tindakannya,” ungkap Djemi.

Namun, perjalanan ini memiliki tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan edukasi. Sebagai daerah pesisir, wilayahnya masih menghadapi tantangan akses informasi dan kesempatan pengembangan diri. Menghadapi situasi tersebut, diperlukan pendekatan yang kreatif, konsisten, dan berkelanjutan agar advokasi ini dapat menjangkau lebih banyak orang secara merata.

Ia berharap gerakan ini dapat terus memicu generasi muda untuk mengenali potensi diri mereka, sehingga dapat mengubahnya menjadi aksi nyata serta berpartisipasi aktif dalam memajukan budaya dan pariwisata daerah.

“Keberhasilan gerakan ini tentunya tidak lepas dari ekosistem pendukung yang kuat di sekitar kehidupan sehari-hari saya,” sambung Djemi.

Djemi mengakui bahwa ia mendapat dukungan dari orang tua melalui motivasi dan kepercayaan. Teman-teman sebayanya turut memberikan dukungan dalam setiap kegiatan, ditambah lingkungan sekitar yang terbuka untuk kolaborasi.

“Jangan menunggu menjadi hebat untuk memberi manfaat, tapi berilah manfaat saat ini juga meskipun kecil,” imbuh Djemi.

Ia menambahkan bahwa semua langkah harus dimulai dari apa yang dimiliki saat ini dan dari tempat di mana kaki berpijak, untuk menjadi generasi yang membawa dampak bagi daerah dan masyarakat luas.

Prestasi Djemima Shireen

Profilnya merepresentasikan generasi muda yang menaruh perhatian pada kelestarian budaya serta penguatan literasi masyarakat di wilayah pesisir.

Keaktifan Djemi di berbagai bidang telah membuahkan apresiasi di tingkat daerah sejak beberapa tahun terakhir. Puncaknya, ia secara resmi dinobatkan sebagai Mojang Pinilih Kabupaten Sukabumi 2025 dan menyandang gelar Pinilih Puteri Nelayan pada tahun yang sama. Penghargaan tersebut melengkapi pencapaian sebelumnya sebagai Runner Up Duta Literasi Kabupaten Sukabumi 2025.

Selain gelar duta daerah, ia juga tercatat memenangi sejumlah kompetisi akademis dan seni di wilayahnya. Djemi meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Jumbara SSK Kabupaten Sukabumi 2025 sekaligus menyabet Juara 2 Video Kreatif PIK-R Jumbara SSK Kabupaten Sukabumi 2025.

Kemampuannya di bidang seni sastra terbukti lewat raihan Juara 2 Poetry Reading Gebyar Bulan Bahasa MGMP Bahasa Inggris 2023 serta Juara Harapan 1 Poetry Reading FKBI Kabupaten Sukabumi 2023.

Sebelumnya, ia juga meraih Juara 1 Mayoret Kejuaraan Marching Band Piala Bupati Kabupaten Sukabumi 2022 dan terpilih sebagai Juara 1 Siswa Cerdas Gizi Protein BPSA Awards 2022.

Berita Terkait

5 fakta bos Meta, Mark Zuckerberg: Jika ingin punya ide cemerlang, jauhi TV
Profil dan profesi Rima Edbouche, istri Ousmane Dembélé tampil syari saat PSG raih juara
Momen Wanita Sukabumi pamer kemesraan dengan Rafael Struick
Kisah hidup artis Cindy Fatika Sari; Kelahiran Malang, nikah di Sukabumi, jadi WN Kanada
5 momen artis asal Sukabumi cantik dalam balutan hijab, hijrah setelah lihat sosok seram
Chef Yusuf asal Sukabumi, sosok di balik 1.300 porsi makanan jemaah haji di Madinah
Momen Wanita Sukabumi pamer foto bareng Ahmad Dhani: Dua sahabat bertemu
Chef Norman Ismail In The Kitchen: Profil dan kisah sukses juru masak asal Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 02:26 WIB

Djemima Shireen, mojang Sukabumi berdayakan wilayah pesisir melalui DJadiBermakna

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:58 WIB

5 fakta bos Meta, Mark Zuckerberg: Jika ingin punya ide cemerlang, jauhi TV

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:51 WIB

Profil dan profesi Rima Edbouche, istri Ousmane Dembélé tampil syari saat PSG raih juara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00 WIB

Momen Wanita Sukabumi pamer kemesraan dengan Rafael Struick

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:58 WIB

Kisah hidup artis Cindy Fatika Sari; Kelahiran Malang, nikah di Sukabumi, jadi WN Kanada

Berita Terbaru