Dosen Universitas Nusa Putra Dilantik Jadi Ketua PII Cabang Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 14 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan pengurus PII Cabang Sukabumi. l Istimewa

Pelantikan pengurus PII Cabang Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota dan Kabupaten Sukabumi telah resmi dilantik pada Sabtu, 13 November 2021. Pelantikan pengurus PII Cabang Sukabumi periode 2021-2024 dilakukan di Aula Universitas Nusa Putra, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Adapun, pengurus PII Cabang Sukabumi yang dilantik adalah Paikun, ST.,MT.,IPM. sebagai Ketua, sementara PII Kota Sukabumi diketuai oleh Hartono, ST.,MT.,IPM. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PII Wilayah Jawa Barat, Ir. Hisar Pasaribu, M.Sc., Ph.D.,IPU., dan turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri serta Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus PII Cabang Sukabumi Ir. Willy Setiawan menyampaikan bahwa dengan bersinerginya PII Kota dan Kabupaten Sukabumi, diharapkan organisasi profesi tersebut akan semakin kuat dan siap berkonstribusi dalam pembangunan di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Hisar Pasaribu dalam sambutannya menyebut bahwa para insinyur di Sukabumi sudah berkiprah dengan baik dalam membangun daerah untuk kesejahtraan masyarakat,

“Agenda ke depan, para insinyur bisa mengikuti program sertifikasi supaya bisa berkiprah lebih luas. Saya juga berharap PII bisa terus bersinerrgi dengan banyak pihak termasuk dengan pemerintah, sehingga perannya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Hisar.

Diberitakan sebelumnya: Pengurus PII Sukabumi Segera Dilantik, Apa Beda Insinyur dengan ST?

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi dalam sambutannya meminta pengurus PII Sukabumi dapat melanjutkan capaian pendahulunya, lebih kreatif dan inovatif, sehingga mampu menghasilkan karya nyata yang membawa perubahan besar dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Sebagai organisasi profesi tertua kedua di Indonesia, saya percaya bahwa jajaran pengurus PII yang baru dilantik dapat melanjutkan proses kaderisasi insinyur secara lebih berkualitas melalui Continuous Development Program (CPD), di mana programnya selain peningkatan pengetahuan keinsinyuran juga memperkuat etika profesi,” ungkap Iyos.

Sedangkan Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada PII yang telah berkonstribusi untuk pembangunan wilayah kota. Selama ini, kata Achmad Fahmi, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dengan PII telah melakukan kolaborasi dan berkonsultasi dengan PII.

“Dengan dilantiknya kepengurusan baru semoga PII Cabang Kota Sukabumi menjadi semakin baik dan banyak berkonstribusi untuk masyarakat dan Pemkot Sukabumi. Juga kepada PII Kabupaten Sukabumi semoga dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab, karena pembangunan wilayah tentu membutuhkan insinyur,” kata Fahmi.

Berita Terkait

Kronologi tukang cermin Bambang Setiyawan tewas dikeroyok pascademo 27 Agustus
Viral Wakil Bupati Sumedang dituduh lakukan kekerasan seksual
Siap mundur, Wakil Ketua DPR RI janji UU Perampasan Aset tuntas 15 Desember
Korban bencana di Bantargadung Sukabumi akan dibuatkan rumah ala Kampung KDM
2,28 juta hektare potensi bahaya karhutla, Sukabumi paling riskan
Ini alasan 120 korban bencana Cidadap belum tertangani, KDM rinci aliran dana ke Sukabumi
Ketua Umum Projo: Untuk rakyat, untuk rakyat, tapi maling juga
Menteri PAN-RB buka pendaftaran PNS bagi PPPK, cek jadwalnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:36 WIB

Kronologi tukang cermin Bambang Setiyawan tewas dikeroyok pascademo 27 Agustus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Viral Wakil Bupati Sumedang dituduh lakukan kekerasan seksual

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Siap mundur, Wakil Ketua DPR RI janji UU Perampasan Aset tuntas 15 Desember

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Korban bencana di Bantargadung Sukabumi akan dibuatkan rumah ala Kampung KDM

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:42 WIB

2,28 juta hektare potensi bahaya karhutla, Sukabumi paling riskan

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB