Harga Kebutuhan Dapur di Sukabumi Mulai Merangkak Naik

- Redaksi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang beras. l Istimewa

Pedagang beras. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Harga Sembako di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terpantau mulai merangkak naik.

Pantauan seperti diberitakan kepada sukabumiheadline.com, sejumlah harga sembako di PSM Palabuhanratu, menjelang Ramadhan 1443 H/ 2022 M mengalami kenaikan, Rabu (30/3/2022).

Harga sembako yang mengalami kenaikan yakni cabai rawit merah, bawang putih serta daging Sapi dan Kerbau. Demikian diungkap Koordinator Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PSM Palabuhanratu Uus Heryanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harga sembako jenis cabai rawit merah saat ini Rp70 ribu per kilogram, atau naik Rp10 ribu dari minggu lalu. Bawang putih naik Rp28 ribu per kilogram dari harga minggu lalu Rp25 ribu per kilogram,” kata dia.

Baca Juga :  Bertahun-tahun Jalan Bangbayang Cicurug Sukabumi Rusak, Warga: Kapan Diperbaiki?

“Kenaikan seperti biasanya jelang mau puasa, lebaran harga sembako meningkat ada kenaikan,” tambahnya Uus.

Masih kata Uus, kenaikan harga juga terjadi pada komoditi daging sapi dan kerbau, di mana pada minggu lalu harga daging sapi dan kerbau dibenderol Rp120 ribu, kini menjadi Rp130 ribu per kilogram.

“Iya menjelang Ramadhan harga daging kerbau dan daging sapi ada kenaikan, mungkin faktor kegiatan tahunan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi, lanjut Uus, sempat daging sapi dan kerbau di PSM Palabuhanratu mengalami kelangkaan. Namun, hal itu bukan terjadi kelangkaan pada dagingnya namun akibat menurunnya daya beli. Sehingga, pedagang mengurangi pasokan.

“Mungkin kelangkaan dilihat dari pemasaran bukan kelangkaan dari dagingnya. Kalau hari-hari biasa masyarakat jarang menggunakan daging sapi atau kerbau,” terangnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak Dikomentari Sinis Warga, Kali Ini di Kecamatan Simpenan Sukabumi

Alhamdulillah untuk stok sayuran dan daging, sejauh ini masih aman di Pasar Semi Modern Palabuhanratu,” sambungnya.

Adapun untuk harga sembako lainnya, lanjut Uus, sejauh ini kondisinya masih stabil tidak ada kenaikan harga, seperti beras premium Rp 10 ribu per kilogram, gula pasir Rp13 ribu per kilogram, daging ayam Rp38 ribu per kilogram, telur ayam Rp25 ribu per kilogram.

Dan untuk harga cabai merah kriting Rp50 ribu per kilogram, cabai merah besar Rp55 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp35 ribu per kilogram, serta bawang merah Rp35 ribu per kilogram.

Alhamdulillah untuk stok baik sayuran, daging dan sembako lainnya alhamdulillah masih aman,” tandasnya.

Berita Terkait

Deal! Unilever sponsori Persib, ada Rinso Beckham Special Edition
Strategi Mahorahora, UMKM asal Sukabumi lonjakkan omzet hingga raih penghargaan
Mengenal khasiat dan harga fantastis biji pala, kecamatan penghasil di Sukabumi?
Danantara segera groundbreaking 18 proyek flagship, satu di Sukabumi butuh 6,9 ribu pegawai
Ini pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi, lahir dari pembredelan media
20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi
Maman wajibkan pelaku usaha kecil daftar aplikasi Sapa UMKM, janji bukan untuk dipajaki
27 kecamatan penghasil ubi jalar di Sukabumi, kenali gizi, mineral dan manfaatnya bagi tubuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:36 WIB

Deal! Unilever sponsori Persib, ada Rinso Beckham Special Edition

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:16 WIB

Strategi Mahorahora, UMKM asal Sukabumi lonjakkan omzet hingga raih penghargaan

Senin, 26 Januari 2026 - 20:58 WIB

Mengenal khasiat dan harga fantastis biji pala, kecamatan penghasil di Sukabumi?

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Danantara segera groundbreaking 18 proyek flagship, satu di Sukabumi butuh 6,9 ribu pegawai

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:10 WIB

Ini pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi, lahir dari pembredelan media

Berita Terbaru

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Kamis, 29 Jan 2026 - 03:02 WIB