Harga Sembako di Sukabumi Mulai Naik, Ketua DPRD Janjikan Ini

- Redaksi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sembako. l Istimewa

sembako. l Istimewa

sukahumiheadline.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara angkat bicara terkait naiknya sejumlah barang kebutuhan sembako menjelang Ramadhan tahun ini.

Menurut Yudha, perlu adanya kerjasama semua unsur terkait pemerintah daerah bersama DPRD agar tidak ada lagi kenaikan harga sembako yang tidak wajar menjelang Ramadhan dan Idul Fitri nanti. “Memang perlu adanya kerja bersama, kolaborasi pastinya DPRD Kabupaten Sukabumi, mengambil tindakan operasi operasi pasar atau sidak,” ungkapnya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (30/3/2022).

“Saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bisa menjaga komoditas ini tidak naik dikarenakan mau bulan puasa nanti Lebaran,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, lanjut Yudha, diperlukan adanya sidak atau operasi pasar secara rutin oleh unsur terkait dari pemerintah untuk menutup ruang bagi para oknum yang memanfaatkan momentum. Karenanya perlu ada pemantauan yang betul betul dilakukan secara bersama sama agar tidak terjadi lonjakan kenaikan harga sembako yang menyulitkan masyarakat.

“Ini masih dalam kondisi masih Covid-19. Seharusnya kita memberikan proteksi dan pemerintah daerah harus hadir, baik dengan DPRD dan seluruh unsur terkait ini harus hadir betul betul,” jelasnya.

“Sidak ke setiap pasar ini supaya tidak ada kenaikan harga sembako tidak wajar,” tandasnya.

Berita Terkait

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu
Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung
BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Ratusan ton daun cincau diekspor ke China dan ASEAN, peluang untuk petani Sukabumi
Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:57 WIB

BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi transaksi melalui QRIS - sukabumiheadline.com

Regulasi

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu

Senin, 17 Agu 2026 - 13:23 WIB

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB