Hari per Hari Pelarian Pelaku Bacok Tetangga di Ciambar Sukabumi hingga Dibekuk di Jakarta

- Redaksi

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medi, terduga pelaku pembacokan terhadap Ajun Junaedi di Ciambar, Sukabumi. l Istimewa

Medi, terduga pelaku pembacokan terhadap Ajun Junaedi di Ciambar, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Medi JA (41 tahun) pelaku pembacokan terhadap Ajun Junaedi (52) warga Kampung Leuwi Keris RT 001/008, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berhasil di ringkus jajaran unit Reskrim Polsek Nagrak Polres Sukabumi.

Berita Terkait: Akhir Pelarian Medi, Pelaku Pembacokan di Ciambar Sukabumi Diringkus di Jakarta

Usai melakukan aksinya, Medi sempat melarikan diri hingga kemudian berhasil dibekuk polisi pada hari kelima pelariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sabtu, 27 Januari 2024

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Ajun Junaedi mengalami luka parah di bagian punggung dan kepala akibat dibacok, pada Sabtu (27/1/2024) dini hari. Baca lengkap: Ketika Ajun Tidur Pulas, Pria Ciambar Sukabumi Itu Dibacok Hingga Luka Parah

Menurut keponakan korban, Sunenty (31), aksi dilakukan Medi diduga karena motif pribadi antar pelaku dengan istri korban. Baca lengkap: Pria Ciambar Sukabumi Dibacok, Istri Korban Ungkap Motif Asmara dan Utang dengan Pelaku

Rabu, 31 Januari 2024

Informasi diperoleh, pada Rabu (31/1/2024, Medi berada di Karawang, Jawa Barat. Medi dikabarkan menyusul istrinya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di kota tersebut.

Baca Juga: Ada Mayat Pria Misterius di Toilet Wisata Kuliner Karang Taruna Sukabumi

Diketahui dari H, istri Medi memang sejak lama bekerja di Karawang sebagai ART. Sedangkan, dua anak mereka tinggal bersama Media di Ciambar.

“Istri M ini memang kerja di sini, sebelumnya di Jakarta. Dia kerja sebagai asisten rumah tangga di Karawang,” jelas H, warga Teluk Jambe, Karawang Barat, melalui sambungan telepon kepada sukabumiheadline.com, Kamis (1/2/2024) dini hari.

Kamis, 1 Februari 2024 pagi

Kamis pagi, H kembali mengabarkan bahwa Medi pergi dari Karawang bersama kedua anak dan istrinya. Namun, H mengaku tidak tahu Medi pergi ke mana bersama anak istrinya itu.

Kamis, 1 Februari 2024 malam

Medi yang sempat melarikan diri selama 4 hari berhasil diringkus di daerah Cipinang, Jakarta Timur, pada Kamis (1/2/2024) malam, sekira pukul 23.00 WIB tanpa melakukan perlawanan.

“Pada saat di tangkap pelaku tidak melakukan perlawanan kepada petugas hal tersebut karena anggota kami dengan sigap menangkap pelaku,” ungkap Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat, Jumat (02/02/2024).

Teguh menambahkan, setelah mendapatkan informasi kejadian nahas yang menimpa Ajun, polisi langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencarian.

“Namun, sampai hari keempat kami masih belum mendapatkan informasi tepat keberadaan pelaku,” katanya.

Ia menambahkan, di hari ke 5 pihaknya mendapatkan informasi valid keberadaan pelaku dan langsung menerjunkan tim dari Unit Reskrim Polsek Nagrak dibantu Tim Jatanras Polres Sukabumi untuk mendatangi lokasi pelaku.

“Ya Alhamdulillah pelaku berhasil diamankan di wilayah Cipinang Jakarta Timur berkat informasi tepat dari berbagai pihak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen
Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur
Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan
Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 00:01 WIB

Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:04 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Berita Terbaru

Ilustrasi populasi manusia - sukabumiheadline.com

Internasional

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB