Ini Alasan PTBA Akuisisi PLTU Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLTU Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

PLTU Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) buka suara terkait proses akuisisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Palabuhanratu masih terus bergulir usai penandatanganan principal framework agreement bersama PLN.

“Jadi kami baru bicara kerangka, di mana nanti setelah kami sepakati mengenai analisis detail teknis, keekonomian, aspek lingkungan, analisis kelayakan, termasuk di dalamnya akan melihat mengenai blended financing yang akan difasilitasi Kementerian BUMN,” terang Arsal dalam paparan publik virtual, Kamis (27/10/2022) lalu.

Berita Terkait:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duh, PLTU Palabuhanratu Sukabumi akan Tutup

Usai PLN Umumkan PLTU Palabuhanratu Sukabumi akan Pensiun Dini, Harga Saham PTBA Anjlok

BEI Dalami Saham PTBA Ambrol Usai Akuisisi PLTU Palabuhanratu Sukabumi

Arsal menyebut proses ini diharapkan bisa memberi manfaat dan nilai optimal bagi PTBA dan PLN. Sebab, nantinya PLN akan masuk sebagai offtaker. Sehingga terdapat kepastian terkait penjualan batubara PTBA kepada PLN.

“Kalau dijalankan, proyek ini memberi kontribusi kepada PTBA dan PLN. Secara struktur keuangan tidak mengganggu, malah seharusnya memberi dampak positif,” tegas dia.

Berita Terkait

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?
Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele
Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Koboy Sunda suka ceplas-ceplos dicopot Prabowo dari Menkeu
BNN minta semua jenis vape dilarang

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar

Selasa, 29 September 2026 - 04:56 WIB

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi

Senin, 28 September 2026 - 10:00 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Kamis, 24 September 2026 - 05:21 WIB

PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara

Kamis, 24 September 2026 - 03:19 WIB

Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Berita Terbaru

Neng Susilawati - Ist

Khazanah

Mengenal 5 pelukis asal Sukabumi dan prestasinya

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:12 WIB