Jalan Kabupaten di Cidadap Sukabumi Rusak Parah, Warga: 10 Tahun Tak Diperbaiki

- Redaksi

Senin, 4 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk amblas di jalan rusak Cidadap. l Dasep

Truk amblas di jalan rusak Cidadap. l Dasep

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDADAP – Kondisi Jalan Kabupaten di Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak parah. Kondisi memprihatinkan tersebut dikeluhkan warga dan pengguna jalan.

Diketahui, jalan rusak sepanjang 10 kilometer, dari Ciawi hingga Jembatan Cibodas, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap. Padahal, jalan rusak parah tersebut juga merupakan penghubung dua kecamatan, yakni Cidadap dengan Curugkembar.

Selain aspalnya telah terkelupas dan hanya menyisakan tanah, jalanan juga dipenuhi jebakan lubang sedalam 20 hingga 50 centimeter. Akibatnya, banyak kendaraan pengangkut hasil pertanian amblas di kubangan jalan yang cukup dalam.

jalan rusak cidadap
Jalan rusak di Cidadap. l Istimewa

Dasep (34), salah seorang warga menyebutkan jika jalan tersebut sudah sekira 10 tahun dibiarkan rusak parah tanpa diperbaiki.

“Sudah sepuluh tahun rusak. Padahal ini vital bagi warga. Selain untuk kegiatan perekonomian, juga terdapat sekolah dasar dan SMP Negeri 2 Cidadap,” kata Dasep kepada sukabumiheadline.com, melalui aplikasi perpesanan, Senin (4/7/2022) dinihari.

Baca Juga :  Lakalantas di Cisaat, Colt L300 Bogor-Sukabumi Tabrak Angkot dan Pemotor

Ditambahkan Dasep, kondisi jalan rusak sangat merugikan warga karena jalan tersebut terbilang vital dalam mendukung aktivitas perekonomian warga setempat, terutama dalam memasarkan komoditi hasil pertanian.

“Kami, warga dan pengguna jalan merasa dianaktirikan. Apakah karena wilayah kami berada di ujung Kabupaten Sukabumi, sehingga kurang diperhatikan,” pungkas Dasep.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131