Jalan Pangleseran Sukabumi Rusak Parah, Warga Cerita Pernah Jatuh dan Kapok Mudik

- Redaksi

Kamis, 14 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Pangleseran rusak parah. l Facebook: Hadi Mardiana

Jalan Pangleseran rusak parah. l Facebook: Hadi Mardiana

sukabumiheadline.com – Jalan Pangleseran, Kampung Pangleseran, Desa Babakan, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang mengalami rusak parah, kembali dikeluhkan warga. Rusak jalan tersebut terbilang rutin, nyaris setiap tahun mengalami kerusakan.

Selain mengeluhkan secara langsung, banyak warga mengeluhkan kondisi tersebut melalui akun media sosial (medsos) Facebook, seperti diunggah akun Hadi Mardiana, pada Selasa (11/4/2022) di salah satu grup medsos di Sukabumi.

Jangan kan jalan butut dan Genangan Air.. Lautanpun ku sebrangi tapi make (pake) parahu😂 #SAVE_JALAN_BUTUT
#WISATA_JALAN_BUTUT Ruas jlan pangleseran Babakan cikembar,” tulis Hadi dengan menyertakan foto foto kondisi jalan rusak, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (14/4/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unggahan Hadi pun direspons beragam tanggapan dan komentar netizen. “Up terus euy sugan we aya nu menerkeun meni kaduhung lah nyokot imah dibabakan (Up terus dong, siapa tahu ada yang memperbaiki. Menyesal ngambil rumah di Babakan),” komentar akun Meri Azizah.

Aslina… Ripuh unggal poe liwat dinyanteh (Aslinya, capek setiap hari lewat jalan itu),” timpal akun Gunawan Herdiansyah.

Kemudian, akun Riky Muhammad Ridwan ikut menimpali. “kenangan dijalan ieu motor pernah di gebrus nyampe cai asup kana karbulator,ayena mah mun mudik kadinya mending muter ka jalan awi lega (kenangan di jalan itu motor pernah terguling sampai air masuk ke karburator. Sekarang kalau mudik ke situ mending memutar melalui Jalan Awi Leuga).”

te aya selokan kangge air ngalir kang janten di aspal deui ge paling kuat sabulanen atos nglotok deui (tidak ada selokan untuk air mengalir, kang. Jadinya diaspal juga paling kuat sebulan udah terkelupas lagi),” komentar Hari Sugiman Wibowo.

Sekedar info saja saya punya temen di Jatim obrolan kecil ajak maen ke Sukabumi eh jadi malu saya asli orang Sukabumi… Jawabannya males mas Sukabumi jalan nya jelek bikin rusak kendaraan,” timpal akun Angkat Boick sambil menyertakan emoticon tertawa.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB