Jalan Tol Bocimi longsor sedalam 20 meter, ini jenis kendaraan yang diizinkan melintas

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Operasi Pelayanan Lalu Lintas PT JTT, Endang Juwani beserta Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana. - Istimewa

Staf Operasi Pelayanan Lalu Lintas PT JTT, Endang Juwani beserta Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Imbas dari bencana longsor yang terjadi di jalur tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) KM 64, PT Trans Jabar Tol (JTT) melakukan rekayasa lalu lintas, mulai skema penutupan jalan, one way hingga pembatasan golongan kendaraan yang boleh melintas di Tol Bocimi.

Hal tersebut setelah kondisi longsor sepanjang 25 meter lobang akibat longsor dengan kedalaman 20 meter, terjadi di bahu dan setengah badan Jalan Tol Bocimi di KM 64 arah Sukabumi.

“Dengan kondisi seperti sekarang jalur Jakarta menuju Sukabumi ditutup sementara, akibat longsor yang mengakibatkan lobang sepanjang 25 meter akibat longsor dengan kedalaman 20 meter,” ungkap Staf Operasi Pelayanan Lalu Lintas PT JTT, Endang Juwani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pada Kamis (4/4/2024) jalur tersebut akan ditutup total, kendaraan akan dialihkan ke GT Cigombong. Jalur dari Sukabumi arah Jakarta, dikhususkan untuk kendaraan Golongan I saja yang dapat melintasinya.

“Pemberlakuan Golongan I tersebut, lanjut Endang, yang dapat melintas berupa kendaraan sedan dan minibus yang berlaku mulai pukul 10.00 WIB. Lalu esok harinya Hari Jumat (5/4/2024) pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB, akan diberlakukan one way dari arah Ciawi ke exit toll Parungkuda,” tambahnya.

Lanjut Endang, pemberlakukan tersebut melewati jalur B arah Jakarta (contra flow). Awal masuk one way dari jalur A (arah Sukabumi) dari KM 62 (dan berpindah) ke jalur B (arah Jakarta) dan kembali masuk ke jalur A di KM 65.

“Dan kendaraan yang akan masuk (tol Bocimi) dari GT Parungkuda dialihkan ke Jalan Nasional dan bisa masuk di GT Cigombong,” lanjutnya.

Saat ditanya estimasi pengerjaan perbaikan jalan yang longsor, Endang menjawab, belum ada kepastian untuk waktu perbaikannya, karena masih ada kunjungan dari Kementerian PUPR untuk memastikan perbaikannya jalan yang longsor tersebut.

“Sementara di lokasi longsor tersebut kita tutup dengan terpal untuk mengurangi air, kita pun masih melakukan data penyebab terjadinya longsor, untuk sementara dugaan kuat akibat oleh curah hujan yang tinggi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB