Jelang Idul Adha, Penjual Miras di Nagrak Sukabumi Dirazia Polisi

- Redaksi

Sabtu, 9 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Miras dan Patroli Malam Jelang Hari Raya Idul Adha oleh jajaran Polsek Nagrak. l Istimewa

Operasi Miras dan Patroli Malam Jelang Hari Raya Idul Adha oleh jajaran Polsek Nagrak. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Jajaran Polsek Nagrak berhasil mengamankan belasan botol minuman keras (miras) dari pedagang di dua desa di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (8/7/2022) malam.

Dijelaskan Kapolsek Nagrak, AKP Teguh Putra Hidayat, razia dilakukan dalam rangka Operasi Miras dan Patroli Malam Jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H.

“Giat dilakukan pada Jumat malam mulai jam 19.00 WIB hingga menjelang Sabtu dinihari,” jelas Teguh dalam laporan diterima sukabumiheadline.com, Sabtu (9/7/2022) dinihari.

Ditambahkannya, giat dilakukan guna cipta kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

Dalam giat tersebut, tambah dia, berhasil diamankan puluhan botol miras dari pedagang di dua desa, yakni Cisarua dan Balekambang.

“Dari Kampung Cibodas, Desa Cisarua, berhasil diamankan 12 botol miras Bir Bintang, tiga botol Bir Singaraja dan satu jerigen tuak dari penjual berinisial HLG,” papar Teguh.

Baca Juga :  Strategi Komunitas Pedagang Pujasera Cibadak Sukabumi Gaet Pengunjung di Masa Pandemi

Kemudian, turut diamankan tiga botol miras dari warga di pinggir Jalan Raya Alternatif, Kampung Jelegong, Desa Balekambang.

“Diamankan masing-masing satu botol miras merek Newport, Anggur Merah dan Intisari dari saudara DH,” pungkas dia.

Berdasarkan pengakuan warga pelaku, miras yang mereka minum di beli dari wilayah Cibadak.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131