Jumlah Desa Tertinggal di Jawa Barat Diklaim Hanya Belasan

- Redaksi

Minggu, 13 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak Kampung Cilame, Tegalbuleud. l Eka Lesmana

Jalan rusak Kampung Cilame, Tegalbuleud. l Eka Lesmana

sukabumiheadline.com – Masih ada sebanyak 18 desa dengan kategori tertinggal di Jawa Barat. Belasan desa tersebut berada di tiga kabupaten, yakni Tasikmalaya, Cianjur, dan Karawang.

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Syahrir mengatakan, jumlah desa tertinggal tersebut sudah jauh berkurang. “Pada 2018, di Jabar terdapat 929 desa tertinggal. Hingga akhir 2021 menyisakan 18 desa. Targetnya pengentasan desa tertinggal rampung 2022,” klaim Syahrir, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga :  Belasan Pemuda SWEET BOY Akan Tawuran di Warudoyong Sukabumi Diamankan

Menurut laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), desa Tertinggal adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas/transportasi pelayanan umum, dan penyelenggaraan pemerintahan yang masih minim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain desa tertinggal, klaimnya, jumlah desa berkembang juga menurun karena naik kelas menjadi desa maju dan mandiri.

“Saat ini desa berkembang jumlahnya mencapai 3.656, desa maju 1.232, dan desa mandiri sebanyak 98,” kata Syahrir.

Baca Juga :  Kabupaten Sukabumi dihuni 1,3 juta perempuan, ini rincian menurut kelompok usia

Namun, meski desa-desa di Jabar terus mengalami peningkatan, laju pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya belum merata karena faktor penyebab ketertinggalan desa di Jabar cukup beragam.

Mulai dari kondisi geografi seperti letak/jarak, aksesibilitas, dan bencana alam hingga kualitas sumber daya manusia dan kegiatan perekonomian.

Berita Terkait

TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP
1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi
Hariqo Wibawa: Tak ada toleransi bagi SPPG mark up harga bahan baku MBG
Viral! Bupati Nias Utara sujud di depan pejabat pusat: Kami capek miskin, pak
Baznas lapor kirim bantuan ke Palestina bikin Prabowo terharu
Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja
Prabowo yang tawarkan diri jadi juru runding, Dubes Iran malah pilih ketemu JK
KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 20:26 WIB

TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP

Senin, 9 Maret 2026 - 03:24 WIB

1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:47 WIB

Hariqo Wibawa: Tak ada toleransi bagi SPPG mark up harga bahan baku MBG

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:20 WIB

Viral! Bupati Nias Utara sujud di depan pejabat pusat: Kami capek miskin, pak

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:56 WIB

Baznas lapor kirim bantuan ke Palestina bikin Prabowo terharu

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131