Kampung Gembira Gembrong Dibangun Anies dengan Dana ZIS Miliaran Rupiah

- Redaksi

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain Kampung Gembira Gembrong. l Istimewa

Desain Kampung Gembira Gembrong. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Dana pembangunan untuk revitalisasi Pasar Gembrong yang terbakar, sebesar Rp7,8 miliar diambil dari uang kolektif Badan Amil Zakat Nasional alias Baznas Bazis DKI Jakarta.

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebutuhan dana untuk membangun rumah tapak di Kampung Gembira Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Ada 136 unit yang nanti akan dibangun di atas lahan 1.200 meter persegi yang menelan biaya Rp 7,8 miliar,” kata dia dikutip sukabumiheadline.com dari laman resminya, Rabu (6/7/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan Anies, uang kolektif Baznas Bazis dikumpulkan terutama dari infak dan sedekah Shalat Idul Fitri alias Salat Id di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Senin, 2 Mei 2022.

Diketahui, musibah kebakaran melanda Pasar Gembrong, Cipinang, Jakarta Timur pada Minggu malam, 24 April 2022. Si jago merah menghanguskan ratusan bangunan, termasuk hunian di kawasan kampung Gembrong.

136 rumah direvitalisasi

Menurut Anies, pembangunan kembali kampung ini berkonsep menghadap sungai, sehingga warga tak membelakangi sungai. “Kalau di Inggris namanya water front, kelihatan menghadap air, airnya air sungai,” ucapnya.

Anies Baswedan menyatakan ada 136 rumah warga korban kebakaran Pasar Gembrong di Jakarta Timur yang akan direvitalisasi. Pembangunan kembali permukiman warga di Cipinang Besar Utara yang hangus dilalap api itu ditargetkan selesai September 2022.

Proyek dimulainya revitalisasi rumah warga korban kebakaran Pasar Gembrong itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Anies Baswedan pada Jumat (1/7/2022) pagi. “Rencananya dinamai Kampung Gembira Gembrong,” kata dia.

Anies mengatakan biaya pembangunan permukiman warga Pasar Gembrong itu mencapai Rp7,6 miliar. Sumber dananya berasal dari Baznas Bazis DKI Jakarta.

Berita Terkait

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”
Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel
Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu
Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah
PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 05:48 WIB

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:25 WIB

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Senin, 30 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel

Berita Terbaru

Hari Hutan Internasional, Wamenhut Rohmat Marzuki tanam pohon di Sukabumi

Sukabumi

Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:00 WIB