sukabumiheadline.com – Viral video di media sosial X memperlihatkan lima warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tengah disekap di Myanmar.
Dalam video berdurasi 36 detik itu, para korban duduk di sebuah ruangan tidur dengan ranjang bertingkat. Mereka berkumpul sambil sesekali menundukkan kepala. Salah seorang pria lalu berbicara sambil meminta tolong agar segera dipulangkan ke tanah air.
Video sekelompok Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Myanmar tersebut viral, setelah dibagikan oleh akun X @NeVerAlOnely.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beredar video TKI dan TKW korban perdagangan manusia di Myanmar yang saat ini dalam kondisi disekap,” tulis akun tersebut.
Baca Juga:

“Tolong kami Pak Menteri, pulangkan kami pak menteri, kami enggak sanggup lagi, tolong kami, kami di Myanmar,” ucap pria tersebut, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (11/9/2024).
Hingga artikel ini ditulis, video viral itu telah dilihat sebanyak 1,5 juta kali.
“Memohon dengan sangat, meminta pertolongan agar kami yang jadi korban TPPO di Myanmar dan ada dua teman kami yang sedang disekap di ruangan lain bisa segera dievakuasi,” lanjut pria tersebut.
Baca Juga:
Diperoleh informasi, mereka merupakan warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Hal itu juga dibenarkan oleh Camat Kebonpedes, Nani Rusyanti. Ia membenarkan bahwa kelima orang tersebut merupakan warganya.
Mereka berinisial S (39), warga Ranji Tengah, RT 002/009, Desa Kebonpedes, AM (32), warga Kampung Bojonggaling, RT 001/002, Desa Kebonpedes, dan AJ (37), warga Kampung Babakan Legok, RT 003/004, Desa Jambenenggang.
Baca Juga:
Kemudian, AM (36), warga Kampung Ranjikaler, RT 002/008, Desa Kebonpedes, serta SJ, warga Kampung Ranjikaler, RT 002/008, Desa Kebonpedes.

Baca Juga:
“Faktanya mereka telah dikerjakan sebagai admin slot atau admin judi online dan mereka juga berangkat ke sananya menggunakan visa turis,” kata Nani.