Kenapa gambar keluarga di kaleng Khong Guan tanpa sosok ayah? Begini penjelasannya

- Redaksi

Jumat, 12 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar karya warganet, berlebaran bersama ayah. - Istimewa

Gambar karya warganet, berlebaran bersama ayah. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sejak penghujung Bulan Suci Ramadhan hingga seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, meme terkait kaleng biskuit Khong Guan ramai memenuhi timeline media sosial kita. Biasanya, lukisan di salah satu sisi kaleng kotak Khong Guan yang legendaris itu diubah netizen menjadi meme-meme lucu.

Setelah meme-meme kocak tersebut menyebar, sampailah kepada sang pelukis gambar keluarga tanpa sosok ayah itu.

Berikut ulasan kenapa tidak ada sosok ayah di kaleng biskuit Khong Guan disarikan dari sikabumixyz.com, Jumat (12/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Profil Bernardus Prasodjo

Nama pelukis gambar keluarga tanpa ayah di kaleng Khong Guan tersebut, adalah Bernardus Prasodjo. Pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah yang kini berusia 69 tahun, ini adalah lulusan Seni Rupa ITB.

Saat ini, Bernardus Prasodjo sudah lima tahun tak lagi melukis karena ia kini berkarir di bidang pengobatan prana, atau metode penyembuhan tanpa obat dan tanpa sentuhan.

Pelukis gambar keluarga tanpa ayah di kaleng Khong Guan tersebut, adalah Bernardus Prasodjo
Pelukis gambar keluarga tanpa ayah di kaleng Khong Guan tersebut, adalah Bernardus Prasodjo. – Istimewa

Bukan pesanan langsung pemilik Khong Guan

Bernardus Prasodjo mengerjakan lukisan di kaleng Khong Ghuan itu pada tahun 70-an. Saat itu, ia mendapat tawaran melukis kaleng itu tidak langsung dari perusahaan Khong Guan, tapi melalui perantara, sebuah perusahaan separasi warna.

Nggak, saya nggak pernah ketemu sama pihak Khong Guan-nya,” ucap Bernardus seperti dilansir Antara (30/5/2018). “Saya dikasih contoh guntingan majalah lusuh begitu. ‘Nanti ini diganti di sini, ini miringnya begini’.”

Sebelum Khong Guan, Bernardus Prasodjo sudah memang sering menerima tawaran melukis kemasan produk-produk makanan. “Dulu, saya ke supermarket, itu bangga sekali. Hampir semua etiket-etiket yang laku itu, saya yang bikin. Tetapi, makin ke sini, makin sedikit.”

Meskipun semakin sedikit, menurut Bernardus Prasodjo, hingga kini masih ada tiga produk yang menggunakan karya-karyanya sebagai disain kemasan produk yakni, gambar di kaleng Khong Guan, Monde, dan Nissin.

Berbeda dengan gambar di kaleng Khong Guan yang memang pesanan, gambar tentara yang tengah memukul snare drum di kaleng Monde adalah ide dari Bernardus Prasodjo. Kemudian kaleng biskuit Nissin yang menunjukkan perempuan-perempuan bersepeda, juga merupakan karya Bernardus Prasodjo.

elukis gambar keluarga tanpa ayah di kaleng Khong Guan tersebut, adalah Bernardus Prasodjo
Gambar karya warganet, ayah pulang. – Istimewa

Alasan gambar keluarga tanpa sosok ayah

Disain kaleng Khong Guan yang tak pernah berubah tersebutlah yang menjadi perhatian netizen Indonesia. Gambar keluarga di kaleng Khong Guan tanpa sosok ayah, menjadi olok-olok dalam bentuk meme, dan viral di media sosial.

Alasan Bernardus Prasodjo, hal itu cuma untuk memengaruhi ibu rumah tangga agar membeli. Ia mengaku, saat itu tidak mau ambil pusing. Baginya, yang penting ya ada sosok ibu. “Bapaknya nggak penting, karena yang belanja ibunya kok. Ya saya ikuti saja mereka maunya apa,” kata Bernardus.

Berita Terkait

Bocah Sukabumi derita kanker darah dipuji KDM, tetap hidup karena tak henti bernafas
Bintang Borneo FC tanya kesediaan KDM jadi Gubernur Kaltim
Kisah sedih Sri Apriliani: Yatim piatu di Sukabumi DO sekolah, diejek teman, huni rutilahu
Jengkel Asep Japar rajin giat seremoni, warga Palabuhanratu minta pisah dari Sukabumi
Kenalin Poyici Oyen, si mpus tukang pantau lalin Bogor, Puncak, Sukabumi
Mengingat kembali alasan gambar di kaleng Khong Guan Biscuits tanpa ayah
Nama terpopuler pria dan wanita di Indonesia dari generasi Baby Boomer, XYZ – Alpha
Alpha woman: 5 ciri wanita tangguh, bangkit meski fisik dan mental lelah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:26 WIB

Bocah Sukabumi derita kanker darah dipuji KDM, tetap hidup karena tak henti bernafas

Senin, 20 April 2026 - 17:50 WIB

Bintang Borneo FC tanya kesediaan KDM jadi Gubernur Kaltim

Sabtu, 18 April 2026 - 19:25 WIB

Kisah sedih Sri Apriliani: Yatim piatu di Sukabumi DO sekolah, diejek teman, huni rutilahu

Kamis, 16 April 2026 - 05:02 WIB

Jengkel Asep Japar rajin giat seremoni, warga Palabuhanratu minta pisah dari Sukabumi

Senin, 23 Maret 2026 - 02:29 WIB

Kenalin Poyici Oyen, si mpus tukang pantau lalin Bogor, Puncak, Sukabumi

Berita Terbaru

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Internasional

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:55 WIB