Kesal Jalan Rusak Parah, Warga Sukabumi Posting di FB Sebut Marwan dan Ridwan Kamil

- Redaksi

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Desa Ridogalih, Cikakak, Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

Jalan rusak di Desa Ridogalih, Cikakak, Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKAKAK – Heboh di media sosial (medsos) Facebook ketika akun Azy Azryl Pratama mem-posting keluhan tentang jalan menuju Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang kondisinya rusak parah.

Dalam postingannya Azy Azryl menuliskan:
Gmna atuh bpak2 pejabat Marwan Hamami Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jlan ka Kampung abdimh Spertos kie keneh,Manawi Tiasa hyg Aya Prubahan,,Hatur Nuhun sakitu Ti pusat masarakat Desa Ridogalih Kcamatan cikakak kabupaten sukabumi Nu NgeluH kana ka ayaan jalan,,iemh te aya maksud Nu Lain,skedar Menginfo Barang kali ada Bantuan bwat jlan Daerah kami,,Hatur Nuhun kango bpk2 pjabat,,Sampurasun,, Gera garugah sok,tong taLibra teing BoBona,,

Cuitan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikonfirmasi sukabumiheadline.com, Azy Azry Pratama yang bernama lengkap Aji Mansur (28) warga Kampung Legok Batu Ciranji, Desa Ridogalih, mengungkapkan, unggahannya tersebut sebagai bentuk kekesalan terhadap kondisi jalan yang sudah rusak sejak 10 tahun lalu, tapi belum mendapat perbaikan hingga saat ini.

Tos aya kana 10 tahun lebih kayanya, kondisi jalan yang rusak parah sekitar 6 kilometer belum ada perbaikan,” ujar Aji, Jumat (28/1/2022).

Dijelaskan Aji, kondisi jalan rusak menurutnya sangat parah dimulai dari Kampung Cicariang sampai ke Kampung Ciranji, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak.

“Harapan warga sih ingin secepatnya ada perbaikan jalan, terutama di medan yang curam karena banyak juga yang menjadi kendala bagi pedagang saat berkendara,” jelasnya.

“Terutama di daerah kami masih banyak perkebunan karet, jadi sangat diinginkan warga akses jalan normal, agar tidak menjadi kesempatan hal-hal tidak diinginkan yang bersipat kejahatan seperti pembegalan,” sambungnya.

Sementara itu Sekretaris Desa (Sekdes) Ridogalih Dedi Haryadi mengungkapkan, kerusakan jalan diakuinya memang sudah lama terjadi, namun begitu karena ruas jalan tersebut merupakan kewenangan kabupaten sehingga hanya bisa dengan  pengajuan ke dinas terkait.

“Ini statusnya Jalan Kabupaten, hampir setiap tahun upaya pengajuan perbaikan dilakukan, tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” singkatnya.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB