Kobong Terbakar, Ponpes Nurut Tauhid Ciracap Sukabumi Menunggu Dermawan

- Redaksi

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Lima hari setelah kebakaran ponpes Nurut Tauhid I Istimewa

Kondisi Lima hari setelah kebakaran ponpes Nurut Tauhid I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com Lima hari setelah terbakarnnya Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Tauhid di Kampung Nagasari, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Ahad (5/9/2021) sekira pukul 15.13 WIB, hingga kini belum juga diperbaiki karena terkendala biaya.

Pengurus ponpes Nurut Tauhid Entis Sutisna (40) mengatakan, sampai saat ini belum ada perbaikan Kobong. “Belum ada perbaikan Kobong, karena tidak ada biayanya,” ungkap Entis, Jumat (10/9/2021).

Ia berharap ada dermawan yang mau berdonasi untuk membangun kobong untuk para santri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minta bantuan doa kepada warga Sukabumi dan kalau ada rezeki, ada orang yang memberikan donasi untuk membangun kobong ponpes Nurut Tauhid,” ujarnya

Muhammad Hasan (10) salah seorang santri ponpes Nurut Tauhid mengatakan keinginannya untuk mengaji lagi di kobong.

“Pengen belajar ngaji lagi di kobong, soalnya kalau belajar ngaji di rumah dapet ilmu agamanya kurang,”ujar Hasan ketika ditanya oleh tim sukabumiheadlines.com melalui pesan singkat WhatsApp.

Ponpes Nurut Tauhid sendiri membutuhkan bahan bangun, dan perlengkapan solat dan mengaji karena semua yang dimiliki Ponpes ludes terbakar. Diberitakan sebelumnya: Ponpes di Ciracap Sukabumi Terbakar, Satu Kobong Santri Ludes Dilalap Api

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru