Lagi, Kasus Keracunan Massal di Bantargadung Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban keracunan massal. l Istimewa

Korban keracunan massal. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l BANTARGADUNG – Diduga usai menyantap hidangan makanan, puluhan warga Kampung Lembur Tengah RT 04/01, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan.

Kejadian tersebut terjadi saat sebelumnya puluhan warga menghadiri acara Haul sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di salah satu rumah warga.

“Warga yang juga jamaah yang hadir pada acara tersebut disuguhkan berbagai makanan ringan berupa air, bolu pisang, bolu meses, kue kering tape ketan dan air mineral,” kata Kepala Desa Bantargebang Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada acara haulan dan peringatan Maulid Nabi Muhmmad SAW digelar pada Kamis (14/10/2021) mulai pukul 20:00 WIB sampai 23:00 WIB dan dihadiri sebanyak 50 orang warga.

“Setelah acara selesai para warga pun diberi nasi kotak yang berisi nasi putih, mie bumbu cabe, bihun, dan ayam bumbu kecap. Namun, pada Jumat dini hari warga banyak yang mengeluh merasakan sakit,” ungkapnya.

Puluhan warga langsung mendatangi Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bantargebang dengan keluhan mual, pusing, muntah, dan diare pada Jumat (15/10/2021) pukul 04.00 WIB.

“Puluhan warga langsung mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas dan kini sudah membaik, bahkan terlihat warga yang mengeluh sakit sudah kembali ke rumah masing-masing,” tambah Dedi.

Atas kejadian tersebut, sample makanan dan keterangan saksi masih dalam pendalaman oleh pihak Kepolisian Polsek Warungkiara, Polres Sukabumi, untuk dilakukan penelitian penyebab keracunan makanan.

“Kejadian tersebut kini ditangani oleh pihak Kepolisian Polsek Warungkiara,” pungkasnya.

Sekadar informasi, kasus serupa kerap terjadi baik di Bantargadung maupun di wilayah Sukabumi lainnya. Terakhir, kasus serupa terjadi di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan
Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak
Kontrakan RBC Sukabumi digeledah, pengedar narkoba ditangkap di Cisaat
ASN Dishub Kabupaten Sukabumi akui pelecehan seksual ke 3 siswi PKL: Hanya bercanda

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Kamis, 24 September 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Peristiwa

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:00 WIB

Jersey Persib di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 (kanan) - Ist

Olahraga

Jersey, lawan dan jadwal Persib di ASEAN Shopee Cup 2026/2027

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:35 WIB