Leher Terlilit Kabel, Wanita PL asal Sukabumi Tewas di Kalimantan

- Redaksi

Minggu, 27 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Nabila Putri, wanita Sukabumi diduga jadi korban pembunuhan di Tarakan, Kalimantan Utara. l Istimewa

Sosok Nabila Putri, wanita Sukabumi diduga jadi korban pembunuhan di Tarakan, Kalimantan Utara. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Diduga menjadi korban pembunuhan, seorang wanita muda berinisial N (21) ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya. Informasi diperoleh, N tewas dengan leher terlilit kabel.

Diketahui, N tinggal di kamar kos yang berlokasi di Jalan Lumpuran RT 16 Kelurahan Kampung 1, Kecamatan/Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dan ditemukan tewas pada Sabtu (26/8/2023) dengan kondisi leher terlilit kabel.

“Korban ditemukan dalam keadaan sudah tewas pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WITA oleh tetangga sebelah kamar korban,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tarakan AKP Randhya Sakthika Putra.

Orang yang pertama kali mengetahui korban N sudah tidak bernyawa adalah tetangga sebelah kamar korban yang hendak mengambil pakaian untuk dicuci.

Screenshot 2023 08 27 18 36 08 93 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Kamar kos N di Tarakan, Kalimantan Utara. l Istimewa

Awalnya saksi mengetuk pintu kamar korban, tetapi tidak ada jawaban.

“Lalu tetangga kamar korban langsung masuk ke dalam dan melihat korban sudah tidak bernyawa,” kata Randhya.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan tidak bernyawa dan leher korban dalam keadaan terlilit kabel.

AKP Randhya mengatakan korban dibawa menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jusuf SK untuk dilakukan visum et repertum dan autopsi.

Baca Juga :  Kisah Ardianti Putri, guru cantik di Sukabumi dinikahi pria asal Korea Selatan

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan dan memeriksa dua saksi yang merupakan tetangga kamar korban.

Konon tetangga korban terakhir ketemu wanita muda itu pada Jumat malam pukul 23.00 WITA.

Diketahui, korban merupakan pendatang dari Sukabumi, Jawa Barat yang bekerja sebagai pemandu lagu lepas di salah satu tempat karaoke di Tarakan.

“Korban merupakan pendatang dan sudah satu tahun tinggal di sini,” katanya.

Berita Terkait

Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan
Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus
BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa
MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU
BGN: Banyak mitra SPPG mark up harga bahan baku Program MBG
Direktur RSUD Jampang Kulon Sukabumi: Dokter spesialis suka kabur
PDIP: Rp769 triliun anggaran Program MBG, Rp223,5 triliun ambil dari dana pendidikan
Daftar 13 wanita asal Jawa Barat korban TPPO dan eksploitasi, usia 20an

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 03:39 WIB

Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:43 WIB

Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:30 WIB

BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:02 WIB

BGN: Banyak mitra SPPG mark up harga bahan baku Program MBG

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Kesehatan

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Selasa, 3 Mar 2026 - 04:57 WIB

AJS JFT 125 - AJS

Otomotif

Kenalin AJS JFT 125, scrambler Eropa harga terjangkau

Senin, 2 Mar 2026 - 15:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131