Mengintip pendapatan perkapita, jumlah dan persentase penduduk miskin di Kota Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permukiman warga miskin di Kota Sukabumi - Istimewa

Permukiman warga miskin di Kota Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Kota Sukabumi, merupakan salah satu kota terkecil di Jawa Barat. Secara administratif, kota ini dibagi dalam 7 kecamatan dan 33 kelurahan. Baca lengkap: Sukabumi dan Dua Kota Kecil di Jawa Barat Jadi Tempat Pelatihan TNI dan Polri

Adapun jumlah penduduk berdasarkan survei tahun 2021 sebanyak 355.433 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Baros, Lembursitu, Cibeureum, dan Citamiang, Warudoyong, Gunungpuyuh, dan Cikole yang sekaligus sebagai ibu kota, di mana kantor Wali Kota Sukabumi dan Gedung DPRD Kota Sukabumi berada di Cikole. Baca lengkap: Bukan Cikole juaranya, ini kecamatan terluas dan tersempit di Kota Sukabumi

Pendapatan perkapita warga Kota Sukabumi pada 2023 sebesar Rp644.276. angka tersebut terbilang kecil, karenanya turut menyumbang angka kemiskinan sebesar 7,50 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, meskipun pendapatan perkapita warga Kota Sukabumi cenderung naik, namun hal itu tidak selalu linear dengan jumlah dan persentase penduduk miskin yang naik turun setiap tahunnya.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Hilang Sejak Pagi, Balita di Sukabumi Ditemukan Mengambang di Septic Tank

Terhitung sejak 2016, pendapatan perkapita warga Kota Sukabumi sebesar Rp441.948, sementara jumlah penduduk miskin sebanyak 27,5 ribu jiwa yang berarti 8,59% dari total jumlah penduduk Kota Mochi.

Kemudian pada 2017, pendapatan perkapita sebesar Rp470.133. Naiknya pendapatan perkapita penduduk linear dengan menurunkannya jumlah penduduk miskin menjadi 27,4 ribu jiwa, atau 8,48% dari total penduduk (persentase penduduk miskin turun dibandingkan 2016).

Jumlah penduduk miskin menurun signifikan pada 2018 menjadi 23,2 ribu jiwa atau 7,12% dari total penduduk, atau turun dibandingkan 2017, seiring naiknya pendapatan perkapita warga Kota Sukabumi menjadi Rp497.995.

Baca Juga:

Selanjutnya pada 2019, pendapatan perkapita naik jadi Rp520.742. Sementara, 21,9 ribu jiwa penduduk miskin atau 6,67% dari jumlah total penduduk (turun dibandingkan 2018).

Baca Juga :  Karya Tirta Kerey Bambu, Melestarikan Usaha Turun Temurun di Citamiang Sukabumi

Pada 2020, pendapatan perkapita penduduk Kota Sukabumi naik sekira Rp27 ribu menjadi Rp547.415. Adapun jumlah penduduk miskin sebanyak 25,42 ribu jiwa atau 7,70% dari jumlah total penduduk (persentase penduduk miskin naik dibandingkan 2019).

Tahun 2021, pendapatan perkapita warga kembali naik sekira Rp20 ribu menjadi Rp567.734. Jumlah penduduk miskin sebanyak 27,19 ribu jiwa. Jumlah tersebut menyumbang 8,25% penduduk miskin dari total jumlah penduduk Kota Sukabumi (penduduk miskin naik dibandingkan 2020).

Berita Terkait: Didominasi kasus narkoba dan pencurian, ini jumlah napi di Kota Sukabumi usia 16 hingga 21 ke atas

Pada 2022, jumlah penduduk miskin Kota Sukabumi turun menjadi 26,59 ribu jiwa atau 8,02% dari total jumlah penduduk dibandingkan 2021. Sementara pendapatan perkapita penduduk naik menjadi Rp594.118.

Pendapatan perkapita penduduk Kota Sukabumi naik lagi menjadi Rp644.276 pada 2023. Sementara, jumlah penduduk miskin turun dibandingkan 2022 menjadi 24,96 ribu jiwa, atau 7,50% dari total jumlah penduduk warga kota yang dikelilingi wilayah Kabupaten Sukabumi tersebut.

Berita Terkait

Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara
RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?
Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026
Fakta-fakta tentang Owa Jawa di Sukabumi: Spesies langka, habitat dan ancaman
5 hal paling banyak terjadi dan dikeluhkan warga Sukabumi sepanjang 2025
Jutaan bayi lahir di Indonesia pada 2025, Sukabumi berapa?
5 tantangan dan ancaman sektor pertanian di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:35 WIB

Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:17 WIB

Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara

Senin, 12 Januari 2026 - 15:29 WIB

RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:56 WIB

Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:06 WIB

Fakta-fakta tentang Owa Jawa di Sukabumi: Spesies langka, habitat dan ancaman

Berita Terbaru

Ilustrasi sebaran hoaks di dunia digital - sukabumiheadline.com

Tekno & Sains

2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB