Nasib Miris Keluarga di Ciracap Sukabumi, 5 Jiwa Huni Rumah Lapuk Lalu Ambruk

- Redaksi

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Uci dan Nunung di Ciracap, Kabupaten Sukabumi ambruk. l sukabumiheadline.com

Rumah Uci dan Nunung di Ciracap, Kabupaten Sukabumi ambruk. l sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEADLINE.com l CIRACAP – Miris bangunan rumah warga di Kampung Cijoho, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat roboh.

Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, robohnya bangunan rumah panggung milik pasangan suami istri Ucid (42) dan Nunung (48) dengan dihuni lima jiwa ini karena sudah lapuk dimakan usia.

Tidak hanya itu, peristiwa robohnya bangunan rumah panggung yang dibangun 18 tahun silam itu terjadi Sabtu, (11/2/2023) menjelang subuh usai wilayah tersebut diguyur hujan deras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca sedang terjadi angin kencang. Namun, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Hal itu diungkapkan Nunung istri dari Ucid, sebelum peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB menjelang subuh, sedang terlelap tidur tiba tiba mendengar suara gemuruh angin kencang.

Rumah Uci dan Nunung di Ciracap, Kabupaten Sukabumi ambruk. l sukabumiheadline.com
Rumah Uci dan Nunung di Ciracap, Kabupaten Sukabumi ambruk. l sukabumiheadline.com

Karena merasa takut akan kondisi rumah yang sudah lapuk, Nunung lalu membangunkan suaminya dan ke tiga anaknya untuk keluar rumah.

“Saya lagi tidur sama anak anak dan suami, kedengaran ada angin kencang, saya bangun sama suami bangunin anak anak, saya sama keluarga langsung keluar, ke rumah di samping rumah kakak saya,” ujarnya. Ahad, (12/2/2023) malam

“Belum lama duduk di luar itu, tiba tiba rumah roboh. Kami hanya bisa diam, liatin gak bisa ngapa ngapain, barang barang perabotan juga tertimpa reruntuhan,” ucapnya.

Nunung menerangkan, rumahnya memang kondisinya sudah lapuk, tiang tiang penyangga sudah rusak karena semenjak dibangun hingga bangunan roboh belum pernah diperbaiki, karena kesulitan biaya.

Saat ini, dengan sangat terpaksa keluarganya harus mengungsi karena rumahnya tidak bisa dihuni, kondisi rumah rata dengan tanah.

“Terpaksa mengungsi ke rumah kakak yang berada di samping rumah. Alhamdulillah gak ada korban, anak anak selamat, sekarang yang satu nginap di rumah neneknya, yang dua tidur sama saya,” jelasnya.

“Sekarang numpang di rumah kakak saya, bikin di emperannya (teras) dikarenakan kondisi rumah kakak saya juga kecil,” imbuhnya.

Dengan kondisi rumahnya yang telah hancur, Nunung berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaikinya kembali.

“Saya bingung, kalau sudah seperti ini, harapan saya mudah mudahan pemerintah membantu saya,” lirihnya.

Berita Terkait

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Berita Terbaru