Ngeri, cenayang asal Bulgaria, Baba Vanga ramal Vladimir Putin dibunuh tahun ini

- Redaksi

Rabu, 10 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngeri, cenayang asal Bulgaria, Baba Vanga ramal Vladimir Putin dibunuh tahun ini. - Istimewa

Ngeri, cenayang asal Bulgaria, Baba Vanga ramal Vladimir Putin dibunuh tahun ini. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seorang cenayang atau peramal asal Bulgaria, Baba Vanga menyebut bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, akan mati pada tahun ini. Yang membuat ngeri, dalam ramalannya, Baba Vanga menyebut jika Putin akan mati sebab dibunuh pada 2024.

Ramalan Baba Vanga tersebut pun kemudian mengundang perbincangan sejumlah media, termasuk nasib Rusia di bawah kepemimpinan Putin dalam konflik dengan negara tetangganya, Ukraina.

Seperti diberitakan Euronews, pada Senin (8/4/2024, menulis soal ramalan Baba Vanga, dikabarkan meramal nasional Putin tahun ini akan meninggal karena pembunuhan yang direncanakan oleh sesama negarawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dalam ramalannya Baba Vanga menyebut, upaya pembunuhan terhadap Presiden Rusia itu dilakukan oleh rekan sesama negaranya tahun depan.

Presiden Rusia, Vladimir Putin. l asiatoday.com
Presiden Rusia, Vladimir Putin. l asiatoday.com

Profil Baba Vanga 

Baba Vanga, lahir pada 1911 dan diduga memiliki kemampuan kenabian. Buta sejak masa kanak-kanak, Baba Vanga dikenal mampu melihat masa depan, “kekuatan” yang dikaitkan dengan tornado yang membuatnya buta.

Kemampuannya dalam meramal pertama kali menarik perhatian publik di tengah Perang Dunia II berkecamuk, di mana disebutkan Tsar Boris III dari Bulgaria dan penguasa Uni Soviet, Leonid Brezhnev, berkonsultasi langsung dengannya.

Baba Vanga meninggal dunia pada 1996 dan sejak itu menjadi tokoh pemujaan di kalangan penganut ramalan. Banyak juga pemujanya datang dari penganut teori konspirasi.

Baba Vanga juga dilaporkan memiliki beberapa ramalan tentang masa depan Eropa. Salah satunya, ia meramal bahwa serangan teroris akan meningkat di Benua Biru itu.

Ia juga meramal Perang Dunia 3 akan terjadi dan melibatkan ‘negara besar’, sehingga mereka akan melakukan uji coba serangan senjata biologis pada tahun ini.

“Hal ini tampaknya akan berdampak pada perekonomian global tahun depan, dengan meningkatnya tingkat utang dan meningkatnya ketegangan geopolitik sebagai faktor utama.”

“Akan ada peningkatan serangan siber. Peretas tingkat lanjut akan menargetkan infrastruktur penting seperti jaringan listrik dan instalasi pengolahan air, sehingga menimbulkan ancaman keamanan nasional,” tambah ramalan itu.

Selain itu, Baba Vanga juga memperkirakan akan ada berita menggembirakan pada 2024. Ini terkait dengan penyembuhan penyakit berat. “Akan ada pengobatan baru untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan, termasuk Alzheimer dan kanker pada tahun 2024.”

Berita Terkait

Inspirasi dari Sendi, mahasiswa asal Sukabumi nyambi jadi ojol
Sukabumi juara 1 kabupaten/kota dengan tokoh sejarah terbanyak
10 medsos dengan pengguna terbanyak di Indonesia, bukan Facebook atau TikTok
5 bukti warga Jepang tak mau ganggu pengguna jalan di kompleks perumahan, di Indonesia?
Arianna dipecat Burger King karena ucapkan “Free Palestine”, warga donasi Rp3 miliar
Viral! Biker terciduk menyimpan bra di bawah jok motor, anti-maling?
Anak Hotman Paris marah ayahnya bela eks Jampidsus: Kebanyakan pencitraan
Tradisi nyeleneh di Desa Kamchatka, tamu bisa tidur bareng istri tuan rumah

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Inspirasi dari Sendi, mahasiswa asal Sukabumi nyambi jadi ojol

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Sukabumi juara 1 kabupaten/kota dengan tokoh sejarah terbanyak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:00 WIB

10 medsos dengan pengguna terbanyak di Indonesia, bukan Facebook atau TikTok

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:20 WIB

5 bukti warga Jepang tak mau ganggu pengguna jalan di kompleks perumahan, di Indonesia?

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Arianna dipecat Burger King karena ucapkan “Free Palestine”, warga donasi Rp3 miliar

Berita Terbaru

Warga Sukabumi, Batam dan Indramayu terlantar di Fiji - Ist

Peristiwa

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:23 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Headline

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB