Ngeri, Jalan Hotmix tapi Jembatan dari Pohon Kelapa di Nyalindung Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 12 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l NYALINDUNG – Infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, banyak dikeluhkan warganya. Namun, kali ini, salah seorang warga mengeluhkan yang tidak biasa.

Jika banyak yang mengeluhkan jalan bolong dan bergelombang, tapi Saepuloh malah memuji jalan yang baru di aspal hotmix di desanya.

“Jalannya sudah di-hotmix sebagian, sebagian lagi belum,” kata dia kepada sukabumiheadline.com, Rabu (12/10/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia mengeluhkan jalan jembatan yang terbuat dari susunan pohon kelapa. Selain bergelombang, juga terdapat bolong-bolong di banyak bagian.

Baca Juga :  Rem Blong Saat Macet, Sopir Pilih Tabrak Pagar Rumah di Pamuruyan Sukabumi

Diketahui, jembatan dari pohon kelapa tersebut berada di perbatasan Desa Wangunreja dengan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

“Jembatan tersebut terletak di perbatasan desa, di Kecamatan Nyalindung. Ngeri aja karena di beberapa bagian sudah bolong. Ya namanya juga kayu, pasti rawan lapuk, apalagi sekarang musim hujan,” kata Saepuloh.

Diakuinya, warga setempat selama ini sudah dua kali melakukan perbaikan secara swadaya, tapi kembali rusak lagi.

Baca Juga :  Sebab Jalan Butut, Bocah Tewas Terlindas Truk di Cikembar Sukabumi

“Sejak pembangunan, saya lupa dibangun tahun berapa, tapi sudah diperbaiki dua kali oleh warga secara swadaya,” tambahnya.

Saepuloh berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan rusak tersebut, mengingat jembatan sangat vital bagi warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Tolong lah diperhatikan karena warga sangat membutuhkan jalan ini. Jangan sampai sudah jatuh korban, baru diperhatikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131