Ojol dari Rusia Gempur Pasar Indonesia, Tarif Lebih Murah

- Redaksi

Minggu, 6 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ojol Maxim dari Rusia. l Istimewa

Ojol Maxim dari Rusia. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Ojek online Rusia menggempur Indonesia dengan menawarkan tarif lebih murah dari operator lain. Tarif yang dipasang perusahaan transportasi ojek asal Rusia ini malah lebih murah dari Gojek dan Grab Bike.

Perusahaan ojek online (ojol) asal Rusia ini adalah Maxim Sejak pertama kali memperkenalkan diri pada 2018, layanan transportasi online Maxim terus mengembangkan layanannya. Tercatat, kini Maxim sudah hadir di 47 kota di Indonesia.

Layanan ojek online (ojol) berskala internasional tersebut memiliki fitur dan layanan menarik yang membuatnya berbeda dari transportasi online lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Development Manager Maxim Imam Mutammad mengatakan, keunggulan sekaligus pembeda aplikasi Maxim adalah memungkinkan konsumen menjadwalkan keberangkatannya melalui fitur reservasi.

Berita Terkait

Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun
Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini
Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total
Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi
Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa
Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar
Pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2026, ini persyaratan, jadwal dan cara daftarnya
18 kecamatan penghasil kapulaga di Sukabumi, kenali manfaat dan cara konsumsi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:47 WIB

Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:51 WIB

Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:44 WIB

Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB