Operasi Zebra Lodaya 2022, Ribuan Pengendara Kota Sukabumi Kena Tindakan Ini

- Redaksi

Senin, 17 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Zebra Lodaya 2022 di Kota Sukabumi. l Polres Sukabumi Kota

Operasi Zebra Lodaya 2022 di Kota Sukabumi. l Polres Sukabumi Kota

SUKABUMIHEADLINE.com l CIKOLE – Operasi Zebra Lodaya 2022 genap digelar selama dua pekan oleh jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota. Hasilnya, sebanyak ribuan pengendara mendapatkan teguran karena tidak mematuhi peraturan Lalulintas.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Operasi Zebra Lodaya 2022 digelar Jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota mulai 3 hingga 16 Oktober 2022. Baca lengkap: Kapolda Jabar Ingatkan Operasi Zebra Lodaya 2022 Tak Pandang Bulu

“Hingga genap dua pekan Operasi Zebra Lodaya 2022 digelar Satlantas Polres Sukabumi Kota. Operasi kewilayahan yang diselenggarakan sejak tanggal 3 hingga 16 Oktober 2022 tersebut berhasil lakukan teguran terhadap 5.760 pelanggar lalu lintas,” demikian pernyataan Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno, dikutip dari laman resminya.

Dari jumlah tersebut, teguran paling banyak diberikan kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, serta pelanggaran lainnya.

Baca Juga :  Ada 17 Agustus, Mitos Warga Sukabumi dengan 5 Tanggal Lahir Ini Dilindungi Nyi Roro Kidul

“Ribuan teguran tersebut diberikan Satlantas Polres Sukabumi Kota terhadap para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm keselamatan, membawa lebih dari Satu penumpang dan melawan arus,” kata Tejo Reno.

“Selain itu, teguran juga diberikan kepada para pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, over kapasitas dan sejumlah pelanggaran lalu lintas lainnya,” lanjutnya.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131