Ops Patuh Lodaya 2021 Polres Sukabumi, Ingat Tanggalnya

- Redaksi

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi akan melaksanakan Ops Patuh Lodaya 2021, hal tersebut dituangkan dalam Telegram Kapolres Sukabumi Nomor 88 tanggal 17 September 2021.

Dalam isinya pelaksanaan Ops Patuh Lodaya 2021 tingkat Polres Sukabumi akan berlangsung selama 14 (empat belas) hari mulai 20 September hingga 3 Oktober 2021.

“Tujuan dari pelaksanaan Ops Patuh Lodaya 2021 tersebut, yaitu untuk meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penularan virus corona disease (Covid-19) serta menciptakan Kamseltibcarlantas yang mantap,” ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (19/9/2021).

Dedy Darmawansyah mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Sukabumi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ketika beraktivitas di ruang publik serta mengajak untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca Juga :  Gasak Puluhan Juta Rupiah, Maling asal Cianjur Bobol Toko Kosmetik di Cibadak Sukabumi

“Kami mengajak masyarakat untuk tertib dan mematuhi aturan berlalu lintas baik bagi pengguna kendaraan bermotor, komunitas yang menggunakan jalan raya maupun pejalan kaki,” tuturnya.

Kapolres Sukabumi memimpin dan membuka latihan pra operasi patuh lodaya 2021, “Lat Pra OPS ini di ikuti seluruh personil yang terlibat dalam operasi merupakan bentuk kesiapan untuk melaksanakan Operasi Patuh Lodaya 2021 di Polres Sukabumi,” pungkas Kapolres Sukabumi.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127 - Ist

Legislatif

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131