Perbandingan jumlah pemeluk muslim dan non-muslim di Kabupaten Sukabumi per kecamatan

- Redaksi

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi adalah salah satu daerah di Jawa Barat. Kabupaten ini berpenduduk sebanyak 2.802.404 jiwa. Dari jumlah tersebut terbagi 1.380.930 jiwa berjenis kelamin perempuan dan laki-laki sebanyak 1.421.474 jiwa.

Sebagai daerah berpenduduk mayoritas Muslim, warga Sukabumi hidup berdampingan dengan pemeluk agama lainnya, yakni Protestan, Katolik, Budha, Hindu, Konghucu dan pemeluk aliran kepercayaan.

Baca Juga:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah penduduk menurut kecamatan dan agama yang dianut di Kabupaten Sukabumi, 2023

Menurut data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) 2023, dalam Laporan Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024, terungkap pemeluk non-muslim hidup berdampingan di 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Berikut rinciannya:

Di Kecamatan Ciemas 56.771 Muslim, 59 Protestan, dan 7 Katolik. Kecamatan Ciracap 57.330 Muslim, 9 Protestan, 1 Budha, dan 1 Konghucu. Kecamatan Waluran 31.800 Muslim, 2 Protestan, dan 1 Katolik. Kecamatan Surade 85.093 Muslim, 29 Protestan, dan 13 Katholik.

Berita Terkait:

Kecamatan Cibitung 30.343 Muslim dan 2 Protestan. Jampang Kulon 48.908 Muslim, 6 Protestan, 2 Katolik, dan 1 Hindu. Cimanggu 26.918 Muslim dan 1 Protestan. Kalibunder 31.661 Muslim, 8 Protestan. Tegalbuleud 36.952 Muslim, 3 Protestan, dan 6 Katolik. Cidolog 16.685 Muslim, 2 Protestan, 2 Katolik.

Baca Juga :  Mengenal Kelenteng Vihara Widhi Sakti di Kota Sukabumi, Tempat Ibadah Umat Budha

Selanjutnya Kecamatan Sagaranten dihuni 53.022 Muslim, 24 Protestan, 7 Katolik, dan 1 Hindu. Cidadap 19.119 Muslim dan 2 Protestan. Curugkembar 30.863 Muslim dan 1 kepercayaan. Pabuaran 44.613 Muslim dan 3 Protestan.
Lengkong 33.805 Muslim, 5 Protestan, 1 Katolik, dan 2 kepercayaan.

Baca Juga:

Kecamatan Palabuhanratu 119.158 Muslim, 633 Protestan, 98 Katolik, 1 Hindu, dan 19 Budha. Simpenan 58.769 Muslim, 23 Protestan, 8 Katolik, dan 2 Konghucu. Warungkiara 66.012 Muslim, 20 Protestan, 8 Katolik, dan 1 Budha. Bantargadung 41.050 6 Protestan, 3 Katolik, dan 1 Hindu. Jampang Tengah 72.075 Muslim, 30 Protestan, 7 Katolik, dan 1 Hindu.

Kemudian Kecamatan Purabaya 45.426 Muslim, 1 Protestan, dan 4 Katolik. Cikembar 94.077 Muslim, 1.270 Protestan, 148 Katolik, 20 Hindu, dan 32 Budha. Nyalindung 52.892 Muslim, 17 Protestan, dan 5 Katolik. Gegerbitung 43.661 Muslim dan 2 Katolik.

Kecamatan Sukaraja 93.909 Muslim, 382 Protestan, 203 Katolik, 1 Hindu, dan 42 Budha. Kebonpedes 34.270 Muslim, 19 Protestan, dan 1 Katolik. Cireunghas 37.457 Muslim dan 13 Protestan. Sukalarang 50.571 Muslim, 56 Protestan, dan 4 Katolik. Sukabumi 51.710 Muslim, 169 Protestan, 91 Katolik, 1 Hindu, dan 50 Budha.

Baca Juga:

Lalu di Kecamatan Kadudampit terdapat 60.458 Muslim, 17 Protestan, dan 4 Katolik. Cisaat 131.296 Muslim, 288 Protestan, 126 Katolik, 7 Hindu, 47 Budha, dan 4 Konghucu. Gunungguruh 57.833 Muslim, 95 Protestan, 29 Katolik, 1 Hindu, dan 11 Budha.

Baca Juga :  Wawancara: Kerukunan Beragama di Sukabumi dalam Perspektif Buddhisme

Kecamatan Cibadak 123.209 Muslim, 635 Protestan, 254 Katolik, 5 Hindu, 218 Budha, dan 5 Konghucu. Cicantayan 62.276 Muslim, 23 Protestan, 26 Katolik, dan 1 Hindu. Caringin 52.264 Muslim dan 5 Protestan. Nagrak 92.374 Muslim, 188 Protestan, 54 Katolik, dan 66 Budha.

Selanjutnya Kecamatan Ciambar 44.733 Muslim, 8 Protestan, dan 4 Katolik. Cicurug 138.323 Muslim, 1.209 Protestan, 548 Katolik, 12 Hindu, 179 Budha, 1 Konghucu, dan 1 kepercayaan. Cidahu 74.783 Muslim, 196 Protestan, 40 Katolik, dan 7 Budha. Parakansalak 46.672 Muslim, 16 Protestan, dan 2 Katolik. Parungkuda 80.625 Muslim, 510 Protestan, 118 Katolik, 4 Hindu, 55 Budha, dan 1 kepercayaan.

Kecamatan Bojonggenteng dihuni 41.371 Muslim, 10 Protestan, 2 Budha, dan 2 kepercayaan. Kalapanunggal 54.753 Muslim, 12 Protestan, 2 Budha, dan 1 kepercayaan. Cikidang 70.637 Muslim, 12 Protestan, 5 Katolik, 1 Hindu, dan 1 Budha.

Di Kecamatan Cisolok dihuni 76.191 Muslim, 36 Protestan, 11 Katolik, 1 Hindu, dan 1 kepercayaan. Cikakak 45.971 Muslim, 19 Protestan, dan 17 Katolik. Dan terakhir di Kecamatan Kabandungan 46.083 Muslim, 21 Protestan, 11 Katolik, 2 Budha, dan 2 Konghucu.

Berdasarkan data di atas, jumlah pemeluk Islam di Kabupaten Sukabumi total sebanyak 2.764.772 jiwa, Protestan 6.094 jiwa, Katolik 1.870 jiwa, Hindu 60 jiwa, Budha 737 jiwa, Konghucu 12 jiwa, dan kepercayaan sebanyak 9 jiwa.

Baca Juga:

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, di Kabupaten Sukabumi terdapat ribuan masjid dan mushala dan berbagai tempat ibadah pemeluk agama lainnya yang tersebar di sejumlah kecamatan. Baca lengkap: Ribuan masjid dan mushala di Kabupaten Sukabumi, berapa gereja, pura dan vihara? Ini rincian per kecamatan

Berita Terkait

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat
Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan
Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi
Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya
Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi
Hasil rukyatul hilal di Sukabumi, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940
Masih binggung? Jangan abaikan aturan qadha dan fidyah bagi yang batal puasa Ramadhan ini

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:01 WIB

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat

Selasa, 1 April 2025 - 20:44 WIB

Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan

Senin, 31 Maret 2025 - 21:56 WIB

Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi

Senin, 31 Maret 2025 - 10:00 WIB

Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:01 WIB

Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi

Berita Terbaru