sukabumiheadline.com – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, tidak lama lagi akan menanggalkan jabatannya. Menjelang berakhirnya masa jabatannya, ternyata ia memiliki kekayaan fantastis, sehingga mencatatkan namanya sebagai salah seorang kepala daerah terkaya se-Jawa Barat.
Menurut catatan sukabumiheadline.com, Bupati Sukabumi dan Cianjur masuk dalam daftar 10 kepala daerah terkaya di Jawa Barat, di mana Marwan Hamami menempati posisi ketiga bupati terkaya di Tatar Pasundan. Baca lengkap: 5+5 Kepala Daerah Terkaya 2023 di Jawa Barat, Ada Bupati Sukabumi dan Cianjur
Sementara si sisi lain, fakta menyedihkan terungkap dalam laporan Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024, Badan Pusat Statistik (BPS), di mana selama 8 tahun terakhir, selama dipimpin bupati berlatar belakang pengusaha tersebut, nyaris tidak berubah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbandingan naik turun warga miskin Kabupaten Sukabumi
Mengutip laporan Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024 dari BPS, di mana selama 8 tahun terakhir, atau selama Marwan Hamami memimpin Sukabumi, penduduk miskin di Sukabumi hanya turun sebanyak 1 persen pada 2023 dari total penduduk sebanyak 2.802.404 jiwa. Baca lengkap: Awet, dalam 8 tahun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi hanya turun 1%
Dalam laporan BPS tersebut, pada 2016 garis kemiskinan sebesar Rp270.055/kapita/per bulan. Sedangkan jumlah penduduk miskin sebanyak 198,7 ribu orang atau 8,13 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi.
Berita Terkait:
- Kisah Jembatan Lapuk Tetangga Star Energy Geotermal Salak Sukabumi Telan Korban Jiwa
- Nostalgia Baenuri, Pemburu Kumbang di Sukabumi Kehilangan Penghasilan Sebab PLTP Salak
- Ruas Jalan Kabandungan Sukabumi, Hancur dan Tak Ada PJU
Sementara Pada 2023, garis kemiskinan sebesar Rp392.705/kapita/per bulan, dengan 178,7 ribu penduduk miskin, atau setara 7,01 persen dari total jumlah penduduk.
Dengan demikian, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi turun sebanyak 1,1 persen, jadi 7,01 persen pada 2023. Baca lengkap: Awet, dalam 8 tahun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi hanya turun 1%
Naik turun harta kekayaan Bupati Sukabumi
Sementara itu, mengutip Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN tahun 2023, harta kekayaan Marwan Hamami tembus Rp30.232.632.943. Berikut adalah rinciannya. Baca lengkap: Punya kapal laut dan terkaya ketiga, ini rincian kekayaan Bupati Sukabumi Marwan Hamami
Meskipun memiliki harta kekayaan terbilang fantastis, namun angka tersebut jauh berkurang sekira Rp20 miliar ketimbang 2019 sebesar Rp50.480.410.198 dan menempatkan dirinya sebagai kepala daerah terkaya kedua di Jawa Barat.
Baca Juga:
- 5 Fakta Cicantayan Sukabumi, dari Jalan Rusak 25 Tahun hingga Tempat Lahir Pahlawan Nasional
- Cicurug, Cisaat dan Nagrak, kecamatan dengan temuan penderita TBC terbanyak di Sukabumi
- Mengintip pendapatan perkapita, jumlah dan persentase penduduk miskin di Kota Sukabumi
Pada 2020, harta kekayaan Marwan kembali berkurang menjadi Rp47.449.704.513. Kemudian, naik sekira Rp100 juta menjadi Rp47.586.594.962 pada 2021.
Baca Juga:
- Rp4,2 triliun, kemana larinya APBD Kabupaten Sukabumi?
- 30 tahun “dicengkram” PLTP, Kabandungan dan Kalapanunggal Sukabumi jadi lumbung kemiskinan
Namun, pada 2022, kekayaan Marwan kembali mengalami penurunan signifikan menjadi hanya Rp29.935.439.305. Sementara pada 2023, hartanya kembali naik sekira Rp300 juta, menjadi Rp30.232.632.943.
Dengan demikian, selama kurun lima tahun harta Marwan Hamami turun hingga Rp20 miliar.
Untuk informasi, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah daftar seluruh harta kekayaan Penyelenggara Negara yang dituangkan di dalam formulir LHKPN yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).