Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi

- Redaksi

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Ulfah (kiri), ibu dan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari - sukabumiheadline.com

Siti Ulfah (kiri), ibu dan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Siti Ulfah, seorang pekerja migran atau TKW asal Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang mengalami penganiayaan oleh majikannya di Arab Saudi, mengaku bersyukur bisa merayakan Lebaran tahun ini di rumahnya bersama keluarga dan orangtuanya. Baca selengkapnya: Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran

Padahal, sekira sebulan lalu ia sempat frustasi akibat penganiayaan oleh majikan yang dialaminya. Dalam video yang sempat viral, Siti Ulfah mengaku kerap dijambak rambut hingga dihukum tidak diberi makan oleh majikannya. Baca selengkapnya: Siti Ulfa, TKW asal Lembursitu Sukabumi ingin pulang karena dianiaya majikan

Berkat bantuan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari, ibu tiga anak itu berhasil diselamatkan dan bisa kembali ke Tanah Air tepat satu hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 H, atau tepatnya pada Sabtu (29/3/2025). Baca selengkapnya: Rojab Asyari bantu pulangkan Siti Ulfa, TKW asal Sukabumi disiksa majikan di Arab Saudi

Siti Ulfah pun bersyukur bisa mendengar lantunan takbiran dari speaker masjid di kampung halamannya, Kampung Cikundul Hilir RT 002/004, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu.

Kepada sukabumiheadline.com, Siti Ulfah mengaku bahagia dan terharu karena bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di Sukabumi. Padahal, sebelumnya ia menerima kabar baru bisa kembali ke Indonesia pada 9 April 2025.

“Saya senang karena awalnya rencana pulang H+10 Lebaran, tapi ternyata dua hari sebelum Idul Fitri sudah sampai di Sukabumi sehingga bisa kumpul dengan suami dan ketiga anak,” katanya, Senin (31/3/2025) malam.

Baca Juga: Lapor polisi pelaku masih berkeliaran, 5 fakta Siti Ulfa asal Sukabumi disiksa majikan di Arab Saudi

Lebih jauh, Siti Ulfah berpesan kepada warga Sukabumi, terutama kaum wanita yang hendak mencari kerja di luar negeri untuk selalu berhati-hati.

“Saya berpesan kepala masyarakat, jangan sampai tergiur iming-iming gaji besar untuk bekerja di Arab Saudi. Terlebih, saat ini masih moratorium (penundaan penerimaan tenaga kerja oleh pemerintah Arab Saudi – red),” kata Siti Ulfah.

Baca Juga :  Aksi Gema Sukabumi: Tolak MBG dan kebijakan yang jadikan rakyat kelinci percobaan

Diberitakan sebelumnya, ayah Siti Ulfah, Cecep Zaelani menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan anaknya ke Indonesia. Baca selengkapnya: Alhamdulillah Siti Ulfah, TKW asal Sukabumi dianiaya majikan akhirnya Lebaran di rumah

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari menyambangi kediaman Siti Ulfah (kedua kiri) dan Cecep Zaelani - sukabumiheadline.com
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari menyambangi kediaman Siti Ulfah (kedua kiri) dan Cecep Zaelani – sukabumiheadline.com

“Haturnuhun semuanya, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi pak Rojab Asyari dan Wali Kota Sukabumi pak Atep Zaki. Juga dinas terkait dan semua pihak yang sudah mengurus kepulangan anak saya dengan selamat,” kata Cecep.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Rajab Asyari. Ia mengapresiasi kerja cepat Wali Kota Sukabumi dan dinas terkait yang telah bekerja memulangkan Siti Ulfah ke kampung halamannya.

“Ya saya mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Sukabumi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pihak KBRI di Riyadh, KJRI Jeddah dan Imigrasi yang telah memulangkan Siti Ulfah. Ini hadiah Lebaran bagi keluarganya, Ulfah pulang ke rumah dengan selamat,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Berita Terkait

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas
Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi
Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:36 WIB

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Berita Terbaru

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji - sukabumiheadline.com

Ekonomi

IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:45 WIB

Sukabumi

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Jumat, 20 Feb 2026 - 20:36 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131